Kawasan di sekitar Pasar Gede Solo semakin semarak dengan aneka lampion yang sudah terpasang. Lampion-lampion cantik ini menghiasi area depan Pasar Gede untuk menyambut perayaan Imlek. (Foto: Dok. solotrust.com/Wahyu Agustina)
SOLO, solotrust.com - Warna-warni lampion dalam rangkaian acara Grebeg Sudiro menyemarakkan suasana kawasan Pasar Gede hingga Balai Kota Solo.
Grebeg Sudiro sendiri merupakan kegiatan budaya yang digelar masyarakat Sudiroprajan dalam rangka menyambut perayaan Tahun Baru Imlek. Acara ini, di antaranya disemarakkan dengan pemasangan aneka lampion di sekitar Pasar Gede hingga Balai Kota Solo.
Alhasil, saat berada di kawasan ini, pengunjung seolah dibawa ke negeri Cina. Suasana di jantung Kota Solo ini pun semakin meriah dengan hadirnya sejumlah cosplayer (orang yang meniru karakter fiksi).
Selain itu, ada pula bazar kuliner di area Balai Kota Solo. Para pedagang menyajikan beragam hidangan, mulai dari cemilan, makanan, minuman hingga dessert alias makanan penutup.
Grebeg Sudiro menjadi destinasi wisata bagi warga luar kota ketika menikmati liburan Imlek di Solo. Acara ini berlangsung selama dua pekan, mulai 17 hingga 31 Januari 2025.
Tips ketika berkunjung ke lokasi ini, sebaiknya datang agak sore sekira pukul 17.00 WIB agar tidak terlalu ramai. Perlu juga untuk selalu waspada terhadap barang yang dibawa karena dikhawatirkan ada tindak kriminalitas lantaran event ini cukup ramai pengunjung .
Adapun Grebek Sudiro kali ini mengusung tema Harmony in Diversity, mengacu pada sejarah Kampung Sudiroprajan. Untuk diketahui, Sudiroprajan dikenal sebagai daerah Pecinan yang berakulturasi dan berasimilasi dengan masyarakat Jawa.
Grebeg Sudiro ingin menunjukkan di tengah keberagaman yang ada, kerukunan antarmasyarakat senantiasa bisa terjalin.
*) Reporter: Ghaitsaova/Fathan Prabaswara/Ahmad Zaqi/Muhammad Alip
