Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat bersama Danrem 074/ Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira didampingi Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo dan Bupati Karanganyar Rober Christanto usai memberikan bantuan alsintan berupa combine harvester besar kepada kelompok tani dan panen raya di Desa Gaum, Jumat (17/07/2026)
KARANGANYAR, solotrust.com - Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan mendampingi Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin Darojat, beserta jajaran pejabat Kodam IV/Diponegoro dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar, mengikuti Zoom Panen Raya Nasional bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di kawasan pertanian Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/07/2026) sore.
Turut hadir dalam panen raya di Desa Gaum, antara lain Bupati Karanganyar Rober Christanto, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti serta jajaran Forkopimda. Acara panen raya diawali dengan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa Combine Harvester Besar kepada kelompok tani.
Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi panen, mengurangi kehilangan hasil, serta mendorong modernisasi sektor pertanian sehingga produktivitas dan kesejahteraan petani semakin meningkat.
Selanjutnya, pangdam IV/Diponegoro bersama bupati Karanganyar melakukan uji coba panen menggunakan Combine Harvester Besar. Penggunaan teknologi pertanian modern ini menjadi wujud komitmen bersama antara pemerintah, TNI, dan para petani dalam memperkuat sektor pertanian lebih maju, efisien, dan berdaya saing.
Kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti siaran langsung panen raya nasional via Zoom, dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen serentak tiga komoditas strategis, yakni tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, dan padi oleh TNI Angkatan Darat.
Sebelum panen raya dimulai, Presiden Prabowo meninjau insinerator atau alat pembakar sampah serta berbagai hasil hilirisasi pertanian yang dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah komoditas, sekaligus memperkuat industri nasional. Presiden juga menyaksikan langsung proses panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh sebagai lokasi utama pelaksanaan kegiatan.
Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan, panen raya terintegrasi merupakan tindak lanjut arahan presiden untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan seluruh matra TNI.
"Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu. TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi," ungkapnya.
Panglima TNI juga menjelaskan, panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh dilakukan di lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi produksi mencapai 72.045 ton. Selain menghasilkan gula, hilirisasi tebu juga menghasilkan molase, bioetanol, pupuk organik, serta berbagai produk turunan lainnya yang bernilai ekonomi.
"Panen nasional tebu di Malang terdapat lahan seluas lebih dari 800 hektare dengan capaian 72.046 ton, menghasilkan gula, pupuk organik, bioetanol, serta bahan lainnya yang sama-sama bernilai tinggi," paparnya.
Sementara dalam sambutannya, Presiden RI, Prabowo Subianto, mengapresiasi terselenggaranya panen raya TNI terintegrasi, dilaksanakan serentak di 43 titik di wilayah Indonesia. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa.
"Ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa," ujar presiden
Prabowo juga menyatakan, keterlibatan TNI dan Polri dalam sektor pangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada rakyat. Menurutnya, TNI dan Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan dihadapi rakyat.
Melalui kegiatan ini, Dandim 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dalam hal ini melalui pendampingan kepada para petani dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Karanganyar.
"Program pemerintah panen raya nasional dalam mendukung ketahanan pangan di Republik Indonesia ini, Kodim 0727/Karanganyar tentunya sangat mendukung. Kami selalu bekerja sama dengan pemangku di wilayah masing masing," katanya. (joe)
