Gebyar PAUD 2026 di kawasan Taman Balekambang Surakarta, ajang peluncuran Stimulasi SPP PAUD dan Insentif Pendidik PAUD pada Rabu (29/07/2026).

SOLO, solotrust.com- Sebanyak 3.000 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memadati kawasan Taman Balekambang, Surakarta, dalam gelaran Gebyar PAUD 2026, Rabu (29/07/2026). Dengan mengusung tema “Bocah Solo Sumringah, Berkarakter, dan Cinta Budaya” kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surakarta ini menjadi ajang pengembangan kreativitas anak sekaligus momentum peluncuran dua program baru Pemerintah Kota Surakarta, yakni Stimulasi SPP PAUD dan Insentif Pendidik PAUD.
Gebyar PAUD merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Surakarta sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas anak usia dini, sekaligus sarana memperkuat karakter, budaya literasi, kecintaan terhadap budaya lokal, serta menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan. Pada tahun ini, penyelenggaraan Gebyar Paud menjadi bagian upaya pemerintah dalam mengimplementasikan program belajar 13 tahun, khususnya melalui penguatan layanan satu tahun pendidikan prasekolah anak usia 5-6 tahun.
Kedatangan Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Bunda PAUD Kota Surakarta disambut dengan prosesi pengalungan bunga yang diiringi Duta Pamedhan Sabda dan Cucuk Lampah. Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Bunda PAUD tingkat kecamatan, pimpinan perguruan tinggi, organisasi mitra pendidikan, para guru, serta orang tua murid.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam mebangun sumber daya manusia yang unggul serta menjadi menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan anak-anak dengan bapak ibu guru, orang tua. Dengan adanya Gebyar Paud diharapkan anak-anak memiliki ruang untuk berekspresi, berkreasi, kecintaan terhadap budaya, dan menumbuhkan rasa percaya diri.
“Harapan kami kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menunjukan kreativitas, keberanian pembentukan karakter, kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini, sekaligus untuk mempererat kebersamaan antara anak, bapak ibu guru, orang tua, dan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta.
Sebagai bentuk konkrit komitmen pemerintah untuk menjamin layanan pendidikan tersedia, terjangkau, bermutu dan berkualitas bersamaan dengan kegiatan Gebyar PAUD 2026, Pemerintah Kota Surakarta secara resmi meluncurkan dua program kebijakan yakni SPP PAUD (Stimulan Pembiayaan Pendidikan PAUD) yaitu berupa program bantuan finansial dan Insentif Pendidik Paud yaitu program untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para guru paud sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi atas menciptakan generasi emas di Kota Surakarta.
Ibu Paud Surakarta, Venessa Winastesia menyampaikan dan meluncurkan terkait program kebijakan yang akan dilaksanakan dan diberikan untuk anak-anak yang kurang mampu yaitu program bantuan finansial (SPP PAUD) dan Insentif Pendidik PAUD yaitu program untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para guru paud.
“Alhamdulilah hari ini bisa launching dua program kebijakan yakni Program Insentif SPP PAUD senilai Rp150.000,00 per bulan, yang kedua adalah insentif tenaga pendidik, semoga kegiatan ini dirasakan manfaatnya,” ucapnya.
Melalui Gebyar PAUD 2026, Pemerintah Kota Surakarta berharap kualitas pendidikan anak usia dini terus meningkat melalui kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan generasi “Bocah Solo Sumringah, Berkarakter, dan Cinta Budaya” dapat terwujud sebagai pondasi menuju Generasi Emas Indonesia.
Penulis: Dian, Intan, Rieke