Pembukaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) di Pendopo Rumah Dinas Bupati RM Said, Senin (27/07/2026)

KARANGANYAR, solotrust.com – Program pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa angkatan IV semester tujuh Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) resmi dibuka dan dimulai secara simbolis di Rumah Dinas Bupati RM Said, Senin (27/07/2026). Dalam kegiatan ini, pihak kampus menerjunkan sebanyak 211 mahasiswa ke berbagai desa. 
 
Menariknya, pada program kali ini membawa model pendekatan berbeda dibandingkan KKN umumnya. Rektor UMUKA, Muh Samsuri, mengutarakan masa efektif KKN di lapangan satu bulan penuh di tiga kecamatan wilayah Kabupaten Karanganyar. 
 
Jika biasanya mahasiswa baru menyusun program kerja dan melakukan observasi pada pekan pertama dan kedua di lokasi, kali ini tahap persiapan dan observasi lapangan sudah diselesaikan selama dua pekan sebelum mahasiswa resmi diterjunkan.
 
"KKN ini merupakan bagian dari kegiatan intrakurikuler wajib yang menjadi syarat kelulusan bagi para mahasiswa. Dengan bobot akademik yang diikuti mahasiswa 
semester tujuh, dari sembilan program studi jurusan dengan penempatan tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Jatipuro, Ngargoyoso, dan Tawangmangu. Sebaran desa masing-masing kecamatan mencakup delapan desa," bebernya. 
 
Rektor UMUKA menambahkan, program KKN masih sepenuhnya difokuskan di wilayah Kabupaten Karanganyar. Rencana perluasan lokasi KKN ke kabupaten lain baru akan mulai direalisasikan tahun depan. 
 
Pihaknya berpesan agar para mahasiswa peserta KKN tidak sekadar hanya memenuhi kewajiban akademik, namun menjadikannya sebagai sebuah proses pendidikan dan pengalaman langsung di tengah masyarakat. 
 
"Dengan KKN ini mahasiswa diharapkan dapat melaksanakan program kerja dengan baik dan lancar," ujar Muh Samsuri. 
 
Para mahasiswa juga didorong untuk memberikan kontribusi dan memraktikkan ilmu sesuai dengan program studi yang dipelajari di kampus. Rektor bilang, kegiatan ini harus dimaknai sebagai proses pembelajaran di masyarakat.
 
"Pengalaman KKN dirancang untuk memperkuat, sekaligus memperkaya wawasan para mahasiswa secara langsung di lapangan," bilang Muh Samsuri.
 
Sementara itu, Ketua KKN UMUKA, Muhammad Yusuf Haryadi, menjelaskan KKN kali ini difokuskan untuk menggali dan mengoptimalkan potensi yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar. Program pengabdian masyarakat tahun ini membawa tema besar 'PRIMA', akronim dari Pemberdayaan Riil, Inovasi Masyarakat, dan Aksi Nyata.
 
"Kita melihat potensi luar biasa yang ada di Karanganyar dan perlu dioptimalkan. Kami berharap mahasiswa UMUKA bisa membantu mengakselerasi percepatan dan pertumbuhan dari semua potensi yang dimiliki Karanganyar," kata dia. 
 
Program KKN UMUKA 2026 memiliki tiga fokus bidang utama yang akan menjadi panduan program kerja para mahasiswa di lokasi pengabdian, yakni bidang keagamaan, sosial, dan kebudayaan. Bidang keagamaan berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan spiritual di lingkungan warga. 
 
Bidang sosial kemasyarakatan, yakni mendorong program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan, pemberdayaan, dan interaksi sosial masyarakat. Sementara bidang kebudayaan berkaitan dengan pengembangan, mengangkat, serta melestarikan potensi kekayaan budaya lokal.
 
Di lain pihak, Asisten Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar Sri Suboko mewakili Bupati Rober Christanto menyampaikan, pemkab menerima dengan baik mahasiswa KKN dari UMUKA untuk terjun ke tiga kecamatan di Karanganyar.
 
"Kami sudah berkoordinasi dengan pemangku wilayah kecamatan untuk saling bersinergi dalam program KKN ini pada Bulan Agustus, bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia. Diharapkan para mahasiswa KKN ikut menyemarakkan peringatan kemerdekaan di desa-desa yang ditempati. Selain itu juga memberikan program nyata untuk pembangunan desa," ujarnya. (joe)