Rumah Sakit (RS) Asa Bunda yang berlokasi di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, resmi beroperasi pada Selasa, 28 Juli 2026

SUKOHARJO, solotrust.com - Rumah Sakit (RS) Asa Bunda yang berlokasi di Desa Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, resmi beroperasi pada Selasa, 28 Juli 2026. Acara grand opening berlangsung semarak dan dihadiri Direktur PT Asa Meditama Indonesia sekaligus owner RS Asa Bunda, dr. Ari Ayat Santiko, SpOG, Direktur RS Asa Bunda dr. Yohana Denyka, MPH, MQM, Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan sejumlah mitra.
 
Peresmian dan Fasilitas Unggulan
 
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh plt bupati Sukoharjo, didampingi direktur PT Asa Meditama Indonesia dan direktur RS Asa Bunda, dilanjutkan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional rumah sakit. 
 
Acara ditutup dengan hospital tour untuk meninjau langsung fasilitas gedung baru yang dibangun selama hampir dua tahun, dimulai dengan ground breaking pada November 2024 dan soft opening pada Juni 2026.
 
RS Asa Bunda berdiri di atas lahan seluas lebih dari 5.000 m² dengan bangunan tiga lantai. Rumah sakit ini mengusung layanan kesehatan berbasis teknologi modern, khususnya pada layanan ibu dan anak. Fasilitas yang tersedia meliputi Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, laboratorium, Poliklinik Obsgyn, Poliklinik Anak, Poliklinik Bedah, Poliklinik Interna, Poliklinik Gigi Umum, Poliklinik Antiaging, dan Psikolog Klinis.
 
Adapun untuk mendukung layanan rawat inap, RS Asa Bunda telah memiliki 50 bed atau tempat tidur pasien dan kamar isolasi. Rumah sakit ini juga menyediakan layanan homecare bagi pasien. 
 
Komitmen Pelayanan dan Harapan Pemerintah
 
Direktur PT Asa Meditama Indonesia sekaligus owner RS Asa Bunda, dr. Ari Ayat Santiko, menegaskan pelayanan kesehatan di rumah sakit tidak hanya mengobati pasien, namun juga memberikan rasa aman, pendampingan penuh perhatian, serta pelayanan terbaik kepada setiap pasien dan keluarganya. 
 
Ari Ayat Santiko berharap, keberadaan RS Asa Bunda bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sepenuh hati. Ia pun mengharapkan dukungan dari semua pihak agar RS Asa Bunda senantiasa bisa tumbuh dan berkembang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 
 
"Ke depan, dukungan semua pihak tentunya sangat kami harapkan demi berkembangnya Rumah Sakit Asa Bunda ini," kata Ari Ayat Santiko.
 
Dalam kesempatan yang sama, Direktur RS Asa Bunda, dr. Yohana Denyka, menambahkan keberadaan rumah sakit ini merupakan bentuk komitmen pihak manajemen untuk menjaga keberlangsungan kehidupan, memberikan harapan serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
 
Menurutnya, setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan berkualitas dan bermartabat. Oleh karena itu, operasional RS Asa Bunda didukung para tenaga kesehatan dan tenaga medis berpengalaman, profesional, dan kompeten di bidangnya. 
 
Yohana Denyka berharap, keberadaan rumah sakit ini mampu memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dengan akses pelayanan kesehatan profesional, modern, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien dan keluarga.
 
Dengan begitu, harapannya RS Asa Bunda bisa menjadi rumah sakit unggul dan terpercaya, didukung fasilitas dan penggunaan teknologi modern. RS yang berada di kawasan Kadilangu, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo ini juga mengedepankan inovasi dalam layanannya.
 
"Rumah Sakit Asa Bunda mengembangkan layanan unggulan pada ibu dan anak berbasis teknologi modern. Kami juga mengedepankan inovasi dan layanan berdasarkan perkembangan teknologi," papar Yohana Denyka.
 
Tak lupa, Yohana Denyka juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan hingga peresmian rumah sakit. Dukungan dari masyarakat, mitra kerja, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan komprehensif.
 
Mengedepankan standar pelayanan tinggi, manajemen rumah sakit berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah, serta mitra kesehatan terpercaya bagi masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya.
 
"Dukungan semua pihak sangat kami harapkan agar Rumah Sakit Asa Bunda dapat tumbuh sebagai tempat pelayanan kesehatan yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Kami juga mempunyai komitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dan menjadi mitra strategis pemerintah Kabupaten Sukoharjo," tukasnya. 
 
Sementara itu, Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, menyampaikan selamat dan sukses atas diresmikannya operasional RS Asa Bunda. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyambut baik hadirnya rumah sakit ini, mengingat diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
 
Pihaknya menyebut, Kabupaten Sukoharjo saat ini memiliki banyak rumah sakit. Kehadiran RS Asa Bunda diharapkan semakin melengkapi layanan kesehatan yang sudah ada, sehingga masyarakat tak perlu lagi berobat ke luar daerah, apalagi sampai ke luar negeri.
 
Menurut Eko Sapto Purnomo, saat ini masih ada sejumlah tantangan kesehatan di wilayah Sukoharjo, di antaranya penyakit berisiko, seperti jantung, diabetes, dan hipertensi yang angkanya terus melonjak setiap tahun. Ada pula stunting yang masih butuh penanganan serius, meski pada 2026 ini angkanya cenderung turun dari tahun lalu.
 
Terkait hal itu, pihaknya mengajak seluruh komponen, termasuk rumah sakit membangun kerja sama kesehatan secara baik, berorientasi pada pelayanan masyarakat. Eko Sapto Purnomo berharap, hadirnya RS Asa Bunda dengan fasilitas lengkap dan modern mampu menjawab kebutuhan masyarakat tentang layanan kesehatan.
 
"Mari, kita bangun kerja sama kesehatan yang baik, berorientasi kepada pelayanan masyarakat. Mari, kita juga jadikan rumah sakit ini sebagai tempat untuk menghadirkan keramahan dan kepedulian bagi siapa saja, bukan hanya sebagai layanan kesehatan semata," serunya. 
 
Menurut Eko Sapto Purnomo, keberadaan RS Asa Bunda menjadi solusi pemerataan layanan kesehatan di wilayah Soloraya, salah satunya stunting yang masih memerlukan penanganan serius. Dengan fasilitas lengkap dan modern, RS Asa Bunda diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang mudah diakses, profesional, dan bermartabat.