Ilustrasi (Foto: Pixabay/iqbalnuril)

SOLO, solotrust.com - Menjelang Idulfitri 1447 H/2026, Indonesia kembali diramaikan fenomena ‘war tukar uang baru,’ yakni persaingan untuk mendapatkan kuota penukaran uang pecahan baru disediakan Bank Indonesia (BI) melalui sistem PINTAR BI. Pendaftaran online dibuka berdasarkan jadwal wilayah, namun akibat tingginya minat, kuota sering kali habis hanya dalam hitungan menit setelah dibuka.

Program ini digelar dalam rangka Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama tradisi Lebaran, biasanya membagikan uang kepada keluarga dan kerabat. Kuota terbatas membuat proses pendaftaran memiliki persaingan pendaftar sangat tinggi sejak pagi hari pembukaan pendaftaran.

Bank Indonesia mewajibkan seluruh pemesanan dilakukan melalui portal resmi https://pintar.bi.go.id. Tanpa reservasi di portal itu, masyarakat tak bisa langsung datang ke lokasi kas keliling BI.

Tips menang ‘War’ Tukar Uang Baru

Berikut sejumlah strategi dibagikan warga yang berhasil mendapatkan kuota penukaran:

1. Siapkan data diri sebelum jadwal buka. Pastikan NIK, nomor telepon, dan alamat email sudah siap agar cepat diisi saat pendaftaran dibuka.

2. Akses laman PINTAR BI tepat waktu: masuk 5-15 menit sebelum pukul pembukaan, (umumnya pukul 08.00 WIB) untuk berada di waiting room.

3. Gunakan lebih dari satu browser atau perangkat. Membuka situs di beberapa perangkat bisa meningkatkan peluang mendapat kuota lebih cepat.

4. Jangan refresh halaman waiting room. Sistem akan memroses antrean secara otomatis, refresh bisa membuat kamu kehilangan posisi antrean.

5. Isi data dengan akurat. Kesalahan kecil dalam NIK atau nama bisa membuat pendaftaran batal saat verifikasi di lokasi.

Proses penukaran uang baru melalui Kas Keliling BI tetap wajib membawa KTP asli dan bukti pemesanan dari portal. Bank Indonesia menetapkan batas maksimal penukaran sekira Rp5.3000.000 per orang dengan rincian pecahan sesuai ketentuan. (Arien Gita Maharani)

*) Berbagai Sumber