Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan Yayasan KAKAK Surakarta menyelenggarakan Kampung Keren Tanpa Rokok Award dan Promosi Website Solo Keren Tanpa Rokok.
SOLO, solotrust.com– Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan Yayasan KAKAK Surakarta menyelenggarakan Kampung Keren Tanpa Rokok Award dan Promosi Website Solo Keren Tanpa Rokok dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Mengusung tema "Sayang Anak: Wujudkan Kampung Bebas Asap Rokok", kegiatan yang berlangsung di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta pada Kamis (30/7) ini menjadi wujud kolaborasi dalam memperkuat perlindungan anak dari paparan asap rokok sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan ini merupakan implementasi komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam menjalankan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui sinergi bersama Yayasan KAKAK Surakarta, organisasi masyarakat, kader kesehatan, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan Kampung Bebas Asap Rokok sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memenuhi hak anak untuk tumbuh di lingkungan yang bebas dari paparan asap rokok.
Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono mengatakan, keberhasilan mewujudkan lingkungan sehat tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat.
"Kampung Bebas Asap Rokok yang telah terbentuk diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain sehingga semakin banyak kampung yang berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat serta generasi penerus," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Dr. Retno Erawati Wulandari menjelaskan bahwa gerakan Kampung Bebas Asap Rokok telah berkembang sejak tahun 2015 sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam mendukung implementasi Kawasan Tanpa Rokok. Hingga tahun 2026, sebanyak 150 Kampung Bebas Asap Rokok telah terbentuk di 54 kelurahan di Kota Surakarta.
Direktur Yayasan KAKAK Surakarta, Shoim Sahriyati menyampaikan, perlindungan anak dari paparan asap rokok merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak anak atas kesehatan dan lingkungan yang aman. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas menjadi kunci dalam membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di tingkat kampung.
Melalui Kampung Keren Tanpa Rokok Award 2026, Pemerintah Kota Surakarta bersama Yayasan KAKAK Surakarta memberikan apresiasi kepada kampung-kampung yang berhasil menerapkan praktik baik Kawasan Tanpa Rokok. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi kampung dan kelurahan lain untuk mengembangkan gerakan serupa sehingga semakin banyak lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kolaborasi Pemerintah Kota Surakarta dan Yayasan KAKAK Surakarta ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sipil mampu memperkuat implementasi Kawasan Tanpa Rokok serta mempercepat terwujudnya Kota Surakarta yang ramah anak, sehat, dan berkelanjutan.
