Kekecewaan suporter meluap usai Persebi Boyolali menelan kekalahan 1-2 dari Persada Sumba Barat Daya dalam lanjutan Babak 32 Besar Liga 4 Nasional di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (16/06/2026)

BOYOLALI, solotrust.com – Kekecewaan suporter meluap usai Persebi Boyolali menelan kekalahan 1-2 dari Persada Sumba Barat Daya dalam lanjutan Babak 32 Besar Liga 4 Nasional di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (16/06/2026). 
 
Kekalahan ini memicu protes dari sejumlah suporter yang menilai manajemen tim bertanggung jawab atas hasil buruk diraih Laskar Pandan Arang. Seusai pertandingan, ratusan suporter memenuhi Stadion Kebogiro meluapkan kekecewaan mereka. 
 
Sorakan dan tuntutan evaluasi terhadap manajemen menggema di depan stadion. Suporter menilai performa tim tak konsisten dalam beberapa laga terakhir menjadi bukti perlunya pembenahan serius di tubuh klub.
 
Pelatih Persebi Boyolali, Indriyanto Nugroho, mengakui permainan timnya sudah cukup baik, namun harus ada evaluasi untuk pertandingan ke depan. 
 
"Sejak awal saya sudah memberikan pengarahan kepada para pemain agar bermain santai. Ada peluang dapat penalti juga, sayangnya tidak masuk. Ini membuat mental pemain jadi down, ya seperti inilah sepak bola," kata Indriyanto Nugroho
 
Sementara itu, pelatih asal Persada Sumbawa Barat Daya, Adnan Mahing bilang, pemainan melawan Persebi Boyolali cukup bagus, meski begitu tetap akan ada evaluasi.
 
"Kami ucapkan terima kasih kepada Persebi Boyolali. Kami juga akan melakukan evaluasi, perbaikan permainan di kubu kami," sebutnya. 
 
Kekalahan dari wakil Nusa Tenggara Barat membuat peluang Persebi Boyolali melangkah ke babak berikutnya semakin berat. Sebelumnya, Laskar Pandan Arang juga gagal meraih kemenangan saat ditahan imbang Celebest FC di Grup U Babak 32 Besar Liga 4 Nasional. 
 
Persebi Boyolali yang tampil sebagai tuan rumah sejatinya mendapat dukungan penuh dari ribuan pendukung. Hasil akhir pertandingan justru membuat atmosfer stadion berubah tegang. Para suporter meminta adanya langkah konkret agar tim kebanggaan Boyolali bisa tampil gemilang dalam setiap laga. (jaka)