Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) menjalin kerja sama dengan perusahaan penyedia tempat magang di Taiwan, yakni KAI DI Human Resources Co Ltd guna meningkatkan kualitas mahasiswa

KARANGANYAR, solotrust.com - Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) menjalin kerja sama dengan perusahaan penyedia tempat magang di Taiwan, yakni KAI DI Human Resources Co Ltd guna meningkatkan kualitas mahasiswa. Dalam program ini para mahasiswa berkesempatan mengikuti program magang kerja ke Taiwan di sektor industri perhotelan, pertanian, peternakan, dan sektor lainnya. 
 
Usai acara penandatanganan nota kesepahaman di aula kampus setempat, Jumat (21/02/2025), Rektor UMUKA, M Syamsuri, mengatakan kerja sama dengan KAI DI Human Resources Co Ltd dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU) dan memorandum of agreement (MoA). Acara MoU menghadirkan General Manager KAI DI Human Resources Co Ltd Ho I Ming dan staf operasional Chiang Lily.
 
M Syamsuri menyambut baik semua tawaran kerja sama dari eksternal yang berimplikasi pada peningkatan kualitas dan keterampilan mahasiswa. Pekan lalu, pihaknya juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Pendidikan dan Kejuruan (LPK) Gafu Dream Patner. Lembaga ini memfasilitasi pekerja magang ke Jepang.
 
"UMUKA baru berusia 2,5 tahun sehingga sangat membutuhkan kemitraan dengan berbagai pihak, terutama yang mengisi pelatihan kerja nyata. Saat ini yang sudah berjalan adalah kemitraan untuk magang ke Jepang, sedangkan tawaran ke Jerman belum ditindaklanjuti. Adapun teknis kerja sama dengan magang ke Taiwan dibahas kemudian," papar M Syamsuri.
 
Sementara itu, staf operasional KAI DI Human Resources Co Ltd, Chiang Lily, mengatakan perusahaannya menyasar pemagang dari Indonesia karena dinilai paling ulet dan bersemangat tinggi dalam belajar. Program magang di Taiwan berjangka waktu tak sebentar. 
 
Para pemagang tidak digaji, namun dijamin mendapatkan layanan makan dan bonus. Calon pemagang diharapkan telah memiliki kemampuan dasar sebelum berangkat, salah satunya penguasaan Bahasa Inggris mutlak dipenuhi. 
 
"Pemagang mengorbankan waktu dan tenaga, maka berhak memperoleh bonus, meski itu tidak bisa disebut gaji," ucap Chiang Lily. (joe)