Sejumlah pendeta di Kabupaten Karanganyar menamakan diri Sahabat Pak Dolfie menggelar perayaan Kenaikan Yesus Kristus atau Paskah bersama, dihadiri tokoh masyarakat dan perwakilan tokoh politik di salah satu kafe kawasan Karanganyar kota, Sabtu (09/05/2026)

KARANGANYAR, solotrust.com - Sejumlah pendeta di Kabupaten Karanganyar menamakan diri Sahabat Pak Dolfie menggelar perayaan Kenaikan Yesus Kristus atau Paskah Bersama, dihadiri tokoh masyarakat dan perwakilan tokoh politik di salah satu kafe kawasan Karanganyar kota, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan ini menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat.
 
Tenaga ahli anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Budharta, mewakili Dolfie Othniel Frederic Palit, mengatakan kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan penugasan dari anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IV, meliputi Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri. Adapun pesan utama disampaikan dalam momentum perayaan Kenaikan Yesus Kristus adalah meneladani nilai-nilai ajaran Kristus yang berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat kecil.
 
“Keteladanan dari kenaikan Yesus Kristus ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para pendeta dan umat untuk terus berbuat bagi masyarakat, termasuk memperkuat kerukunan umat beragama,” ungkapnya 
 
Budharta berharap, para tokoh agama dapat terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan masyarakat serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
 
"Bagaimana nilai-nilai ajaran Kristus menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, terutama masyarakat kecil. Dengan begitu, teman-teman pendeta juga bisa memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat di Karanganyar,” ujarnya.  
 
Budharta secara khusus ditugaskan menghadiri kegiatan Paskah Bersama di wilayah Karanganyar. Sementara untuk daerah lain di daerah pemilihan yang sama, pihaknya belum mengetahui apakah terdapat kegiatan serupa juga melibatkan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dalam kegiatan itu juga hadir Bendahara DPC PDI Perjuangan Karanganyar, Latri Listyowati.
 
Sementara itu, salah satu pendeta di Karanganyar, Pendeta Muda Julius Wisnu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan perayaan bersama, digagas para pendeta di Bumi Intanpari sebagai bagian dari peringatan Kenaikan Yesus Kristus.
 
“Kegiatan ini merupakan perayaan bersama para pendeta di Karanganyar. Penekanannya pada toleransi, saling menghormati, dan saling menghargai umat beragama," ucapnya. (joe)