Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar festival dalang bocah di Gelangang Anuraga, Sabtu (10/08/2024). Kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 RI diikuti sebanyak 17 dalang

BOYOLALI, solotrust.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar festival dalang bocah di Gelangang Anuraga, Sabtu (10/08/2024). Kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 RI diikuti sebanyak 17 dalang. Pemkab menyediakan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp20 juta untuk para pemenang.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, Supana mengatakan, festival dalang bocah dihelat untuk memberikan kesempatan anak anak yang memiliki bakat dalam kesenian wayang kulit. Selain festival, sekaligus melestarikan budaya adiluhung. 
 
“Ini cukup mengembirakan, pesertanya hampir di setiap kecamatan ada. Kegiatan ini untuk melestarikan budaya adiluhung juga memberikan kesempatan terhadap anak anak yang memiliki bakat sebagai dalang,” katanya. 
 
Supana berharap generasi muda bisa selalu mencintai kesenian wayang di tengah kemajuan zaman. Tentunya dengan festival ini dapat melestarikan secara bersama sama. 
 
“Para peserta setiap tampil dikasih waktu selama 30 menit. Jadi di tengah kemajuan zaman ini, kita sama sama melestarikan kesenian, terutama wayang kulit,” ujar dia. 
 
Bupati Boyolali, M Said Hidayat mengatakan, festival dalang bocah digelar untuk mempersiapkan generasi muda dalam hal seni wayang kulit tanpa meninggalkan seni budaya dan tradisinya.    
 
“Di Boyolali ini sudah banyak dalang wayang kulit senior serta dalang remaja. Dengan begitu Disdikbud Boyolali menghadirkan festival dalang bocah. Tentunya ini bagian dari menyiapkan generasi seni pedalangan,” katanya. 
 
Sementara itu, dalang senior Ki Gondo Wartoyo yang datang di lokasi festival dalang bocah mengaku bersyukur Disdikbud Boyolali mengangkat generasi dalang melalui acara ini. 
 
“Kami sangat bersyukur dengan digelarnya festival dalang bocah. Festival ini untuk mengangkat generasi muda dalam seni wayang,” ucapnya. 
 
Menurut Wartoyo, festival dalang bocah ini sebagai ajang belajar anak anak, sehingga generasi Boyolali tidak putus dengan kesenian wayang kulit. 
 
“Boyolali tidak akan putus dengan adanya festival ini. Boyolali banyak dalang wayang kulit cukup luar biasa,” pungkasnya. (jaka)