Suasana jumpa pers perayaan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo.

​SUKOHARJO, solotrust.com – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersiap menggelar perayaan Hari Jadi ke-80 yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, puncak acara Pawai Budaya akan dipusatkan di kawasan Solo Baru, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

​Langkah strategis ini diambil tidak hanya untuk memeriahkan hari jadi, tetapi juga sebagai upaya mengukuhkan identitas Solo Baru sebagai bagian integral dari Kabupaten Sukoharjo.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo, Abdul Haris, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di Solo Baru bertujuan untuk memberikan dampak ganda, terutama bagi sektor ekonomi dan industri perhotelan setempat.

​"Event ini kami arahkan untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, termasuk di antaranya bagi dunia industri perhotelan di kawasan Solo Baru," ujar Abdul Haris, Senin (6/7/2026).

 

​Magnet Wisata dan Kreativitas Lokal

​Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Sukoharjo, Suyamto, menambahkan bahwa kegiatan tahun ini dirancang lebih dinamis. Sebanyak 50 tim dari berbagai elemen—mulai dari sanggar seni, sekolah, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum—telah terdaftar untuk berpartisipasi.

​"Total peserta diprediksi mencapai lebih dari seribu personel. Masing-masing kelompok kami berikan kebebasan untuk menampilkan kreativitas terbaiknya di sepanjang Jalan Ir. Soekarno," jelas Suyamto.

​Pawai ini akan menyuguhkan keberagaman seni, mulai dari tari-tarian, karawitan, musik tradisional, hingga pertunjukan seni kontemporer. Rute pawai direncanakan menempuh jarak sekitar satu kilometer, membentang dari Bundaran Pandawa hingga Simpang Empat Madegondo (bundaran depan Favehotel Solo Baru).

 

​Mengukuhkan Identitas Sukoharjo

​Pemilihan Solo Baru sebagai lokasi pawai juga didasari oleh misi untuk mempertegas posisi geografis kawasan tersebut. Suyamto mengakui masih banyak masyarakat, khususnya pendatang dari luar daerah, yang belum mengetahui bahwa Solo Baru merupakan bagian dari wilayah administratif Kabupaten Sukoharjo.

​"Solo Baru adalah salah satu penopang ekonomi utama Sukoharjo. Dengan mengadakan pawai budaya di sini, kami ingin mempertegas identitas sekaligus mendongkrak daya tarik kawasan bagi wisatawan yang tengah berkunjung atau berbelanja di Solo Baru," pungkasnya.

​Diharapkan, melalui pawai budaya yang megah ini, citra Kabupaten Sukoharjo sebagai daerah yang kaya akan tradisi sekaligus pusat ekonomi modern dapat semakin dikenal luas. (nas)