(Pixabay)
SOLO, solotrust.com - Potensi bisnis di Kota Solo dari sektor Meeting Incentive Converence Exhibition (MICE) dinilai besar. Namun Pemerintah Kota Solo merasa hal itu belum dioptimalkan. Maka Pemkot Solo bersama Sinergi Event mempromosikan potensi pariwisata dan sektor MICE di Solo Raya melalui MICE Mart. Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Solo, Daryono menerangkan pentingnya mempertemukan penjual dan pembeli potensial dalam satu wadah.
"Dari penyelenggaraan kemarin, kami mengasumsikan nominal potensi yang tercatat mencapai Rp 5,6 Miliar yang diharapkan bisa terealisasi," kata Daryono.
Acara yang telah digelar pada 22-24 November 2017 itu dihadiri 20 Profesional Conference Organizer (PCO) dan Profesional Exhibition Organizer (PEO) asal Jakarta yang diperlihatkan sejumlah hotel dan potensi pariwisata di Solo Raya. Mereka dipertemukan dengan para pelaku pariwisata Solo antara lain dari INCCA Solo, PHRI, IHGMA, Garuda Indonesia, dan beberapa hotel.
"Harapannya dengan melihat secara langsung hotel dan pariwisata di Solo Raya menjadi ketertarikan tersendiri. Sehingga mereka terkesan dan dapat membuat kesepakatan untuk membuat kegiatan MICE di Solo," ujarnya.
Sementara itu, CEO PT Pundi Tata Prima, Wisnu Budi Sulaeman menyampaikan bahwa kota Solo dilihat dari kesiapan hotel dan infrastruktur penunjang lainnya sangat mendukung sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan MICE.
"Potensi Solo harus dimaksimalkan dengan strategi berbeda dari kota lain agar lebih menarik minat wisatawan. Terlebih, tamu yang berkunjung ke Solo banyak yang tertarik kebudayaan Jawa seperti membatik, menari dan menabuh gamelan," ujarnya. (Arum-A)
