Kontingen atlet Kabupaten Sragen berhasil meraih 33 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026, di GOR Indoor Jatidiri Semarang

SRAGEN, solotrust.com - Kontingen atlet Kabupaten Sragen berhasil meraih 33 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026, di GOR Indoor Jatidiri Semarang. Dari perhelatan enam hari itu, kontingen Sragen membawa pulang enam emas, delapan perak, dan 19 perunggu dari berbagai cabang olahraga. 
 
Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sragen, Suparno, kepada awak media, Senin (07/09/2026), merilis medali yang berhasil diraih para atlet kebanggaan Sragen. Suparno yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sragen mengungkapkan puluhan medali berhasil dicapai para atlet terbaik dari cabang olahraga (Cabor) atletik, karate, panahan, renang, menembak, bulutangkit, taekwondo, tinju, bola voli pasir, dan pencak silat.
 
Pihaknya merasa bangga dan menyampaikan apresiasi luar biasa kepada para atlet yang membawa nama Sragen di tingkat Jawa Tengah. Suparno sebagai Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sragen akan menyampaikan apresiasi kepada para atlet bola voli yang berhasil membawa medali emas.
 
Di lain sisi, Suparno mendorong cabor-cabor lainnya untuk terus meningkatkan prestasi. Dia juga mendukung keberadaan empat cabor yang menggunakan gedung eks Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sragen sebagai camp latihan untuk  olahraga wusyu, MMA, kick boxing, dan Muay Thai. 
 
Suparno berharap dengan pemanfaatkan eks Disporapar ini dapat memupuk prestasi para generasi muda pada berbagai ajang, seperti turnamen terbuka, POPDA, hingga pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) .
 
“Di camp latihan eks Disporapar ini dapat menjadi tempat untuk berembuk bersama, memajukan olahraga Sragen. Saya berterima kasih kepada pelatih dan pengurus harian cabor, baru beberapa bulan berlatih ternyata berhasil membawa pulang medali. Terkait kekurangan sarana dan prasarana dapat diupayakan untuk kemajuan olahraga Sragen,” ujarnya.
 
Terpisah, Ketua Wusyu Sragen, Anang Sudarsono, mengatakan cabor wusyu sebenarnya mengirimkan enam atlet dalam POPDA Jawa Tengah 2026. Dia bersyukur, meskipun dari enam atlet tak membawa pulang medali, namun secara pelaksanaan pertandingan para atlet Sragen lebih baik daripada perfoma sebelumnya. Anang Sudarsono melihat peningkatkan perfoma para atlet setelah mendapatkan lokasi latihan baru di camp eks Disporapar.
 
“Sebelumnya, kami biasa latihan di GOR Diponegoro Sragen bergabung dengan cabor tinju. Adanya camp latihan baru, kami lebih intensif untuk berlatih. Saya memulai wusyu di Sragen pada 2015," kata Anang Sudarsono.
 
"Pada 2024 lalu, kami bisa menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu. Pada PORPROV Jawa Tengah 2027 mendatang, kami akan mengirim lima atlet dengan target minimal sama, yaitu dua medali perak dan satu medali perunggu. Kalau nantinya bisa mendapat emas, tentu kami amat bersyukur,” tukasnya. (wah)