Tim SAR saat mengevakuasi korban dari dasar embung.
KLATEN, solotrust.com- Seorang kakek (66) bernama Marmo Rejo, warga Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ditemukan tewas tenggalam di embung desa setempat, Rabu (25/3/2026).
Korban tewas usai mencuci tikar lalu menjemurnya di sekitar embung. Tikar yang dijemur lalu terbang terbawa angin masuk ke dalam embung dan korban berusaha mengambil namun tidak bisa berenang hingga akhirnya korban tenggelam.
Petugas SAR gabungan dengan BPBD, relawan, Polri dan TNI berusaha melakukan evakuasi jasad korban. Petugas sempat mengerahkan tim selam dari SAR Kabupaten Klaten untuk mencari korban di dasar air. Setelah 20 menit pencarian dengan teknik penyelaman akhirnya korban berhasil ditemukan di dasar embung dengan kedalaman 5 meter dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Bayat, AKP Heri Wibowo menjelaskan, korban tewas setelah mencuci tikar usai digunakan untuk acara silaturahmi lebaran bersama keluarga di rumah korban beberapa hari yang lalu.
“Setelah dicuci tikar tersebut di jemur di sekitar embung hingga terbang terbawa angin terjatuh di tengah embung berjarak 15 meter. Korban berusaha mengambil namun tidak bisa berenang lalu tenggelam.” Jelasnya.
Sementara itu usai ditemukan oleh Tim SAR korban lalu dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis, tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (dewi)
