Bakti Olahraga Djarum Foundation, Polytron, bersama BWF dan NPC Indonesia berkolaborasi menyelenggarakan Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 yang berlangsung di GOR Indoor Manahan Solo pada 29 Oktober hingga 2 November 2025.
SOLO, Solotrust.com – Spirit perjuangan dan persaingan ketat mewarnai hari ketiga Polytron Indonesia Para Badminton International (PIPBI) 2025 di GOR Indoor Manahan, Solo, Selasa (31/10/2025). Atmosfer kompetisi semakin panas dengan kehadiran 112 atlet dari 22 negara, jumlah yang meningkat signifikan dari 10 negara di tahun sebelumnya.
Peningkatan status turnamen menjadi Grade 2 Level 1 di kalender BWF ini sukses menarik para pemain elite dunia, termasuk dari Perancis yang membawa 11 pemain terbaiknya.
Salah satu sorotan utama adalah peraih medali emas Paralimpiade 2020 dan 2024, Lucas Mazur. Meski sempat menelan kekalahan di laga pertama, bintang Perancis ini bangkit dan menyapu empat kemenangan beruntun, termasuk menaklukkan unggulan pertama asal India, Sukant Kadam.
"Saya datang ke Indonesia dan bermain di ajang ini tentu saja ingin pulang dengan medali emas. Saya akan berusaha keras guna memastikan target tersebut dapat terwujud,” kata Lucas, yang juga menargetkan emas Paralimpiade 2028.
Antusiasme serupa datang dari atlet unggulan pertama Tunggal Putri WH 2 asal Peru, Pilar Jauregui. Dalam keikutsertaan perdananya di Indonesia, Pilar memuji kualitas penyelenggaraan dan atmosfer kompetisi.
"Saya sangat senang bisa bertanding di Indonesia. Turnamen ini sekarang berstatus Grade 2 Level 1, jadi penting untuk peringkat dunia saya," kata Pilar.
Ia menambahkan, meski perjalanan jauh dari Peru dan cuaca panas, semuanya terbayar lunas.
"Semuanya sudah disiapkan dengan baik, hotel dekat, makanan enak, suasananya menyenangkan. Indonesia selalu menjadi negara yang spesial," imbuhnya.
Dari sisi tuan rumah, atlet andalan Indonesia di nomor SH 6, Rina Marlina, juga mengakui level kompetisi yang semakin berat. Menurutnya, kehadiran lebih banyak pemain papan atas dunia, terutama dari India dan Peru, membuat persaingan semakin ketat.
"Dengan adanya peningkatan level turnamen membuat persaingan sekarang makin ketat karena pemain dunia terus bertambah," ujar Rina.
Polytron Indonesia Para Badminton International 2025 masih akan berlangsung hingga 2 November 2025 dan dapat disaksikan secara gratis di GOR Indoor Manahan Solo atau melalui live streaming di YouTube NPC Indonesia.
