Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (RAKORPOK) di Bale Tawangmangu, Balai Kota Solo, Rabu (28/01/2026)

SOLO, solotrust.com – Wali Kota Solo, Respati Ardi menegaskan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Solo Tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan pelayanan publik, sektor pendidikan, dan kesehatan. Penegasan itu disampaikan Respati usai memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (RAKORPOK) di Bale Tawangmangu, Balai Kota Solo, Rabu (28/01/2026).

RAKORPOK dihadiri Inspektur Kota Solo Arif Darmawan, Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Tulus Widajat, Sekretaris Daerah Kota Solo Budi Murtoni, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Dalam arahannya, wali kota menekankan perencanaan dan penggunaan anggaran daerah harus tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ia menyebutkan, perbaikan infrastruktur sebagai bagian dari pelayanan publik perlu terus ditingkatkan agar warga Kota Solo merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

“Untuk infrastruktur pelayanan itu sudah jelas, fasilitas umum dan pelayanan publik. Berikutnya adalah memastikan Rumah Siap Kerja, UMKM Center, dan Posyandu Plus tetap berjalan dengan baik demi peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Respati Ardi.

Selain pelayanan publik, wali kota juga menegaskan pentingnya efektivitas penggunaan anggaran di sektor pendidikan dan kesehatan yang bersifat mandatori sesuai amanat undang-undang. Ia memerintahkan penguatan program Posyandu Plus serta peningkatan alokasi anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) daerah.

Menurutnya, revitalisasi sekolah-sekolah negeri akan terus dilakukan, seiring dengan peningkatan anggaran BOS daerah hingga dua kali lipat dari APBD. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekolah negeri dan menarik minat masyarakat.

“Pendidikan dan kesehatan adalah prioritas. Kita ingin sekolah negeri semakin diminati dan mampu bersaing dengan sekolah swasta melalui program dan fasilitas yang berkualitas,” tandas Respati Ardi.

Dengan fokus tersebut, Pemerintah Kota Solo berharap APBD 2026 dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Solo secara berkelanjutan. (Zahra Pangestining Tyas)