Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar festival kuliner dan ekonomi kreatif di ruas Jalan Ahmad Yani atau di depan gedung DPRD kabupaten setempat.
BOYOLALI, solotrust.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar festival kuliner dan ekonomi kreatif di ruas Jalan Ahmad Yani atau di depan gedung DPRD kabupaten setempat. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia dan Hari Ekonomi Kreatif Nasional.
Bupati Boyolali, M Said Hidayat mengatakan, festival kuliner merupakan bagian dari pembangunan kabupaten. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan misi pariwisata ke depan.
"Saya apresiasi peringatan festival kuliner dan ekonomi kreatif. Hal yang terpenting bagaimana pembangunan Kabupaten Boyolali ini melalui pariwisata. Jadi kegiatan ini sebagai pendorong kepariwisataan," jelasnya kepada wartawan, Kamis (02/11/2023).
Wisata kuliner merupakan bagian terpenting untuk pembangunan Boyolali melalui pariwisata. Pariwisata tidak hanya dipandang indah dengan indra mata, namun juga tentang rasa. Dengan begitu, perpaduan rasa dengan pariwisata merupakan langkah penting dalam pembangunan kabupaten.
“Ini menjadi bagian penting sebagai penopang pembangunan sisi kepariwisataan. Wisata itu bukan hanya keindahan mata memandang, namun bagaimana pemandangan indah tentang rasa yang dapat dipadukan dalam upaya kepariwisataan,” ungkap Bupati Said.
Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menjelaskan festival kuliner dan ekonomi kreatif Boyolali digelar selama tiga hari mulai Kamis hingga Sabtu (02-04/11/2023).
Acara ini menghadirkan banyak stan, menampilkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mulai dari kerajinan tangan sampai makanan olahan khas Boyolali. Kegiatan ini dimeriahkan Boyolali cooking contest, Boyolali kaya rasa atau lomba memasak untuk resto, hotel, serta kafe. Selain itu, ada pula kegiatan demo memasak.
“Kita masih meneruskan visi misi pak bupati bahwa Boyolali kaya rasa. Tujuannya mengangkat pariwisata Boyolali. Masakannya bebas, bahan baku khas Boyolalii," tukasnya. (jaka)
