DPRD Kabupaten Boyolali kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pendapat umum fraksi, Senin (12/08/2024)
BOYOLALI, solotrust.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali kembali menggelar rapat paripurna, Senin (12/08/2024). Usai dilakukan penyerahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2024 beberapa hari lalu, rapat paripurna kali ini membahas agenda penyampaian pendapat umum fraksi.
Agenda rapat dipimpin Ketua DPRD Boyolali Marsono didampingi para wakil ketua DPRD serta dihadiri Bupati M Said Hidayat, Wakil Bupati (Wabup) Wahyu Irawan, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Wiwis Trisiwi Handayani.
Ketiga fraksi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Boyolali, yakni Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Karya Bangsa, dan Fraksi Indonesia Adil Sejahtera menyampaikan pandangan masing masing pada rapat paripurna.
Pandangan Fraksi PDIP disampaikan Gamma Wijaya terkait deskripsi materi usai mencermati raperda tentang perubahan APBD tahun anggaran 2024.
“Pada sisi perubahan pendapatan daerah tahun anggaran 2024 direncanakan Rp2.396.578.894.000 dari APBD murni tahun anggaran 2024 sebesar Rp2.354.349.113.000 atau mengalami kenaikan 1,76 persen sebesar Rp42.229.781.000,” katanya.
Peningkatan ini terjadi pada pendapatan asli daerah (PAD) semula Rp466.535.912.000 naik sebesar Rp49.069.332.000 sehingga diproyeksikan menjadi Rp515.605.244.000. Pada post pendapatan transfer terjadi pengurangan Rp6.839.551.000, semula Rp1.887.813.201.000 menjadi Rp1.880.973.650.000.
“Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi terhadap peningkatan proyeksi pendapatan daerah,” terangnya.
Pada anggaran belanja daerah berdasarkan pencermatan lanjutan disepakati pada perubahan APBD tahun anggaran 2024 dianggarkan sebesar Rp2.538.364.338.000 terjadi kenaikan 5,66 persen atau sebesar Rp136.015.225.000 dari APBD murni tahun anggaran 2024 sebesar Rp2.402.349.113.000. (jaka)
