Muh Syamsuri dilantik menjadi Rektor UMUKA untuk kali kedua. Pelantikan dilakukan Sekretaris Majelis Dikti PP Muhammadiyah Ahmad Muttaqin di auditorium kampus setempat, Selasa (14/07/2026)
KARANGANYAR, solotrust.com - Rektor Universitas Muhamadiyah Karanganyar (UMUKA) secara resmi dilantik. Muh Syamsuri kembali dipercaya menjadi pucuk pimpinan di kampus ini. Prosesi pelantikan rektor UMUKA dipimpin Sekretaris Majelis Dikti PP Muhammadiyah Ahmad Muttaqin di auditorium kampus setempat, Selasa (14/07/2026).
Usai pelantikan, Rektor UMUKA, Muh Syamsuri, mengatakan Universitas Muhammadiyah Karanganyar bersiap memasuki babak baru pada periode kepemimpinan kedua. Setelah sukses meletakkan fondasi dasar dan memperluas akses pendidikan melalui pembukaan berbagai program studi (Prodi) baru pada periode pertama, kini fokus utama universitas akan beralih sepenuhnya pada aspek penguatan mutu internal dan pengembangan infrastruktur.
​Fondasi kuat di periode pertama pada fase awal berdiri, UMUKA fokus pada perluasan akses dengan menawarkan banyak pilihan program studi baru kepada masyarakat. Langkah taktis ini diambil untuk memperkenalkan institusi, sekaligus memberikan opsi pendidikan tinggi yang relevan bagi warga Karanganyar dan sekitarnya.
​Memasuki periode kedua, arah kebijakan kampus dipastikan mengalami pergeseran strategis.
"Pada periode kedua ini, kami akan memberi penguatan apa yang sudah ada, baik dari sisi kelembagaan maupun prodi. Kalau kemarin semangatnya bagaimana punya prodi baru yang banyak untuk memberikan tawaran ke masyarakat, ke depan kami tidak lagi fokus pada pembukaan prodi baru, melainkan memperkuat yang sudah ada," kata Muh Syamsuri.
"Program studi baru sudah kami kembangkan menjadi sangat banyak pilihan pada periode pertama. Adapun untuk periode sekarang, kami akan fokus pada penguatan mutu dan infrastruktur kampus," tambahnya.
Ada dua agenda besar akan dilalui UMUKA, yakni akreditasi dan mutu sumber daya manusia (SDM). Berdasarkan catatan kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), pihak rektorat mengakui sebagai perguruan tinggi baru, proses pemenuhan kualifikasi dosen dan akreditasi memang membutuhkan waktu.
Terkait itu, ada dua poin penting akan digenjot pada periode ini, yakni akselerasi akreditasi dengan melakukan pembenahan administrasi dan standar mutu guna meningkatkan status akreditasi institusi maupun program studi secara signifikan.
​Saat ini, mayoritas tenaga pendidik di UMUKA masih berkualifikasi magister (S-2). Sebagai langkah nyata, dalam tiga tahun terakhir kampus telah menyekolahkan 20 hingga 30 dosen untuk menempuh studi lanjut ke jenjang doktor (S-3). ​Pihak manajemen juga melakukan penambahan dosen baru lantaran adanya pembukaan prodi baru.
Selain fokus pada kualitas akademik, peningkatan sarana dan prasarana (Sarpras) juga menjadi target utama dalam periode kepemimpinan Muh Syamsuri kali ini. Pihak kampus berencana meningkatkan kualitas fisik bangunan guna menunjang kenyamanan aktivitas belajar mengajar.
Sementara itu, Sekretaris Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, mengatakan pihaknya menitipkan amanah yang harus dilaksanakan manajemen UMUKA. Amanah setidaknya mencakup tiga hal utama, yakni pemantapan ideologi dan tata kelola berdasarkan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan.
Hal ini bertujuan agar tata kelola UMUKA selalu berdasarkan pada nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan secara transparan, maju, dan modern. Selanjutnya, transformasi kelembagaan dengan mendorong adanya transformasi kelembagaan, baik dari aspek fisik (bangunan) maupun jejaring (networking) dengan berbagai pihak.
Manajemen UMUKA juga perlu melakukan peningkatan akademik, salah satunya dengan terus mengejar akreditasi. Selain itu, aspek paling krusial adalah memastikan kehadiran UMUKA memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Lembaga pendidikan tinggi harus memberikan dampak kepada masyarakat. Hal itu ditunjukkan dengan hadirnya universitas dalam memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi masyarakat sekitar," ujar Ahmad Muttaqin.
"Majelis Diktilitbang siap untuk mengawal dan membawa UMUKA agar terus tumbuh, maju, berkembang, unggul, berdampak. UMUKA harus laku dan diminati masyarakat," pungkasnya. (joe)
