Mahasiswa Kelompok 99 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program kerja berupa Aksi Pembuatan Sabun Cuci Piring berbahan dasar minyak jelantah di Dusun Sidomulyo, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/01/2026)

NGAWI, solotrust.com – Mahasiswa Kelompok 99 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan program kerja berupa Aksi Pembuatan Sabun Cuci Piring berbahan dasar minyak jelantah di Dusun Sidomulyo, Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/01/2026). Program ini merupakan bagian dari KKN UNS periode Januari-Februari 2026, didampingi Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Elwas Berdha Krismona.
 
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya edukasi pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah yang masih sering dibuang langsung ke saluran air. Pembuangan minyak jelantah secara sembarangan berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan, penyumbatan saluran air, serta menurunkan kualitas tanah dan perairan. 
 
Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan solusi sederhana dan aplikatif dengan mengolah minyak jelantah menjadi sabun cuci piring bernilai guna. Kegiatan diikuti ibu-ibu rumah tangga Dusun Sidomulyo dengan partisipasi tinggi. 
 
Rangkaian acara dimulai dari penyampaian materi mengenai dampak limbah minyak jelantah terhadap lingkungan, dilanjutkan praktik langsung proses pembuatan sabun, mulai dari tahap penyaringan minyak, pencampuran bahan, hingga pengemasan produk. 
 
Koordinator program kerja, Dianda Irnantasya, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah, sekaligus membuka peluang usaha rumahan berbasis produk ramah lingkungan. Program ini sejalan dengan upaya pengurangan limbah domestik dan pemberdayaan masyarakat. 
 
 
“Pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring merupakan langkah sederhana, namun berdampak nyata dalam menjaga lingkungan, sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat,” kata kepala Dusun Sidomulyo.
 
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan selama sesi diskusi dan praktik. Beberapa peserta menyampaikan ketertarikan untuk memproduksi sabun secara mandiri, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun sebagai peluang usaha tambahan.
 
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui Pengelolaan Limbah Rumah Tangga.
 
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik UNS berharap masyarakat Dusun Sidomulyo dapat lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga serta menjadikan inovasi sederhana ini sebagai langkah nyata menuju desa lebih bersih, sehat, dan produktif.
 
Penulis: Kelompok 99 KKN Tematik UNS