Ilustrasi (Foto: Pixabay/Travelphotographer)

JAKARTA, solotrust.com - Di tengah upaya penanganan wilayah terdampak bencana, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan jaringan jalan nasional dan jalan tol tetap siap untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Hal itu disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo diwakili Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dalam rapat kerja (Raker) dengan Komisi V DPR RI, awal pekan ini.

Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, mengatakan ruas terdampak bencana terus dipulihkan. Sementara jaringan jalan di wilayah lain tetap dalam kondisi mantap dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Sehingga kesiapan layanan konektivitas nasional untuk Nataru tidak terganggu dan langkah-langkah peningkatan pelayanan dapat dilaksanakan sesuai rencana," kata dia, dilansir dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum, pu.go.id.

Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga menyiapkan sejumlah peningkatan layanan operasional jalan tol mencakup penambahan fasilitas BBM modular, penyediaan mobile toilet, patroli 24 jam, serta peningkatan fasilitas TIP seperti sarana ibadah, area UMKM, fasilitas ramah disabilitas, dan area bermain anak. Optimalisasi gerbang tol dilakukan melalui penyiapan mobile reader, kartu perdana uang elektronik, serta kesiagaan genset selama 24 jam.

Pemberian diskon jalan tol selama periode Nataru 2025/2026 juga telah direncanakan dengan besaran diskon berkisar sepuluh hingga 20 persen sesuai usulan masing-masing BUJT. Jadwal diskon tarif diberlakukan selama tiga hari, yakni 22, 23, dan 31 Desember 2025 pada 26 ruas jalan tol.

Sementara untuk mempercepat respons apabila terjadi bencana atau gangguan pada jaringan jalan, Kementerian PU akan menyiagakan 1.150 unit Disaster Relief Unit (DRU) di Indonesia, terdiri atas excavator, backhoe loader, dump truck, chainsaw, dan berbagai peralatan pendukung lainnya. Material darurat juga disiapkan mencakup 108 set jembatan bailey, 11.600 sandbag, 19.453 bronjong, serta berbagai material teknis lain, seperti CPHMA, Asphalt Cold Mix, sheetpile, box culvert, aramco, geotextile, dan Tambalan Cepat Mantap (TCM).

Kementerian PU juga akan menyiapkan 492 posko disiagakan pada periode 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 sebagai pusat koordinasi siaga bencana, pengawasan kondisi jalan, dan penyediaan layanan cepat tanggap bagi masyarakat.

Sebagai bentuk pelayanan informasi Nataru 2025/2026, Kementerian PU juga menyediakan Call Center 24 jam yang dapat dihubungi apabila terdapat kendala terkait infrastruktur jalan dan jembatan nasional, yakni 158 / 0822 8885 8884 serta Portal Informasi Nataru https://binamarga.pu.go.id/nataru. Melalui portal tersebut, masyarakat dapat memantau peta kondisi jalan, lokasi TIP, posko, titik rawan bencana, curah hujan, serta akses CCTV tol dan nontol secara real time.