Batang Latih Juru Sembelih dan Pastikan Daging Aman, Sehat, Utuh dan Halal. (pemprov jateng)

BATANG, solotrust.com – Sebanyak 70 orang juru sembelih di Kabupaten Batang belajar tentang manajemen penyembelihan yang baik, sehingga hewan kurban tetap halal dikonsumsi. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Kabupaten Batang tersebut, diharapkan dapat menghasilkan juru sembelih profesional yang mampu menyembelih sesuai syariat Islam.

Ketua DPD Juleha Batang, Puji Utomo mengatakan, para peserta pelatihan dibekali materi cara penyembelihan sesuai syariat, termasuk menetapkan teknik penyembelihan hewan.

“Ini demi mewujudkan hewan sembelihan yang hasilnya Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH),” terangnya, di Aula Kantor Bupati Kabupaten Batang, Minggu 17 Mei 2026.

Hal yang tidak kalah pentingnya, imbuh Puji, adalah memastikan sanitasi tempat penyembelihan hewan kurban, agar higienitas terjaga. Hingga saat ini ada 300 juru sembelih halal yang telah bersertifikat, sehingga hewan kurban yang dikonsumsi sudah dipastikan kehalalannya.

Peserta dari Kabupaten Pemalang, Karnoto, mengaku sengaja datang dan mengikuti pelatihan juru sembelih halal, untuk meningkatkan kemampuannya.

“Saya sudah lima tahun jadi tukang jagal, ya seringnya menyembelih sapi sama kambing. Harapan saya, biar dapat sertifikat jadi semakin mumpuni dan meyakinkan,” tandasnya.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Batang, Darsono mengapresiasi pelatihan tersebut, sebagai upaya melindungi masyarakat sebagai konsumen olahan daging kurban.

“Pelatihan Juleha ini sangat positif, dari sisi syariatnya maupun higienitasnya terlindungi, sehingga masyarakat aman ketika akan mengonsumsi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat, Kantor Kemenag Batang, Munif menambahkan, untuk menunjang profesionalisme kinerja para juru sembelih halal, maka diperlukan sarana prasarana yang memadai, yakni Rumah Pemotongan Hewan yang bersertifikat halal. Ia menyebut, di Kabupaten Batang sudah banyak Rumah Pemotongan Hewan yang bersertifikat halal, salah satunya di Desa Banjiran.

“Kaitannya dengan juru sembelih halal, secara bertahap akan diupayakan agar seluruhnya bersertifikat halal, jadi hasil sembelihannya itu dipastikan halal dan higienis,” tegasnya.