Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat menyampaikan imbauannya agar masyarakat Salat Iduladha dari rumah, Senin (19/07/2021). (Foto: YouTube Kemenko Polhukam)
JAKARTA, solotrust.com - Hari Raya Iduladha 1442 Hijriah jatuh pada Selasa (20/07/2021) besok. Di tengah dilaksanakannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengajak umat Islam untuk melaksanakan Salat Iduladha dari rumah.
“Mari melaksanakan Hari Raya Iduladha ini dengan sebaik-baiknya sesuai dengan situasi dan kondisi yang kita hadapi, yaitu Covid-19 sangat diharapkan kita tidak melakukan kerumunan. Sebaiknya salat dilaksanakan di rumah masing-masing sesuai dengan yang difatwakan,” kata Mahfud dalam pernyataannya, disiarkan secara virtual dalam kanal resmi YouTube Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Senin (19/07/2021).
Sementara pelaksanaan pemotongan hewan kurban dapat dilakukan sesuai protokol kesehatan ketat. Menurutnya, arti kurban secara spiritual merupakan pendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
“"Ritual menyembelih kurban ada aspek spiritual dalam rangka taqorrub, mendekat kepada Allah. Karena itu, kalau kondisi membatasi kita berkerumun, mari kita taqorrub, berkurban untuk mendekat kepada Allah agar diberi bimbingan, diberi kesehatan, dan dihindari dari Covid-19,” terangnya.
Imbauan ini dikeluarkan Menko Polhukam sebagai koordinator penerapan disiplin dan penegakan hukum penanganan pandemi virus corona, sebagaimana diatur dalam Inpres No. 6/2020 tentang Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Penanganan Covid-19.
Pada Minggu (18/07/2021), Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah melaksanakan pertemuan bersama MUI dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan menyepakati imbauan masyarakat. Pelaksanaan Salat Iduladha dilaksanakan di rumah, takbiran digelar secara virtual, dan pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan.
Sebelumnya pada Jumat (16/07/2021), Menko Polhukam telah bertemu dengan sejumlah tokoh agama secara daring. Dalam pertemuan itu, pihaknya mengajak lembaga-lembaga keagamaan dan tokoh agama berperan aktif bersama pemerintah dalam menangani pandemi. Menurutnya ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam kampanye melawan pandemi.
