Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Boyolali, Jawa Tengah menggelar kegiatan halal bihalal di RSU Hidayah Boyolali, Jumat (17/4/2026)
BOYOLALI, solotrust.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Boyolali, Jawa Tengah menggelar kegiatan halal bihalal di RSU Hidayah Boyolali, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan, sekaligus memperkuat komitmen pengabdian profesi dokter kepada masyarakat.
Mengusung tema 'Bersatu dalam Silaturahmi, Mengabdi Sepenuh Hati', acara halal bihalal dihadiri ratusan anggota IDI Boyolali serta sejumlah pejabat dan tamu undangan. Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IDI sebagai bentuk penghormatan terhadap bangsa dan organisasi profesi.
Direktur RSU Hidayah Boyolali, Ida Wulandari, selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai halal bihalal menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan antarsejawat.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh anggota IDI Cabang Boyolali yang telah hadir. Ini merupakan kehormatan bagi kami karena dipercaya menjadi tuan rumah,” kata Ida Wulandari.
Ia pun berharap acara halal bihalal semakin memperkokoh persaudaraan, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Boyolali, Yustinus Slamet Nugroho, menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi dan saling mendukung antaranggota.
“Seluruh anggota IDI Boyolali harus saling mendukung agar semakin maju dan bersatu dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, FX Kristandiyoko dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah.
Ia mengapresiasi kontribusi para dokter dalam berbagai program kesehatan, mulai dari penurunan angka kematian ibu dan bayi, penanganan stunting, hingga pelaksanaan program cek kesehatan gratis.
“Kami berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan sehingga masyarakat tidak hanya berobat saat sakit, tetapi juga mampu menjaga kesehatan. Ini bagian dari upaya menuju Boyolali Sehat 2030 dan mendukung Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Kegiatan juga diisi tausiyah, disampaikan Fauzan Indrasto. Ia menekankan nilai keikhlasan, pentingnya menjaga silaturahmi, serta integritas dalam menjalankan profesi kedokteran.
Sebagai puncak acara dilakukan pembacaan ikrar halal bihalal, dipimpin Edi Santoso Suryawan dan diikuti seluruh peserta. Momen ini menjadi simbol saling memaafkan serta memperkuat persaudaraan antaranggota IDI.
IDI Cabang Boyolali berharap dapat terus menjaga kekompakan organisasi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan kontribusi nyata dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (jaka)
