Bawaslu Kabupaten Sukoharjo sabet penghargaan sebagai Kategori Akurasi Deviasi Halaman III DIPA Pagu Kecil dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surakarta.
​SUKOHARJO, solotrust.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, lembaga pengawas pemilu tersebut sukses menyabet penghargaan Kategori Akurasi Deviasi Halaman III DIPA Pagu Kecil dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Surakarta.
​Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Bawaslu Sukoharjo dalam mewujudkan perencanaan dan pelaksanaan anggaran yang berkualitas, profesional, serta akuntabel.
​Cerminan Kualitas Pengelolaan Anggaran
​Indikator Deviasi Halaman III DIPA merupakan komponen krusial dalam penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Indikator ini mengukur seberapa akurat satuan kerja dalam menyusun Rencana Penarikan Dana (RPD) dan merealisasikannya secara konsisten.
​Keberhasilan Bawaslu Sukoharjo meraih predikat terbaik menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam menyelaraskan perencanaan kegiatan dengan eksekusi anggaran di lapangan.
​Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi solid dari seluruh jajaran pimpinan hingga sekretariat.
​"Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Sukoharjo. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran, menjaga akuntabilitas, serta memberikan dukungan terbaik bagi pelaksanaan tugas-tugas pengawasan pemilu," ujarnya.
​Perkuat Prinsip Good Governance
​Bagi Bawaslu Sukoharjo, tata kelola keuangan yang efektif dan efisien berjalan seiring dengan keberhasilan program pengawasan. Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa integritas lembaga tidak hanya diukur dari aspek teknis pengawasan pemilu, tetapi juga dari transparansi pengelolaan keuangan negara (good governance).
​Ke depan, Bawaslu Kabupaten Sukoharjo berkomitmen untuk terus menjaga kedisiplinan fiskal, memperketat perencanaan, serta melakukan evaluasi berkala demi memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi.
​Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh pegawai untuk terus mempertahankan kinerja terbaik, baik dalam mengawal demokrasi maupun dalam tata kelola administrasi pemerintahan. (nas)
