Sebanyak 2.389 lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diwisuda Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat (11/04/2025)

SUKOHARJO, solotrust.com - Sebanyak 2.389 lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diwisuda Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Jumat (11/04/2025). Dalam sambutannya, rektor berpesan agar alumni senantiasa menjaga nama baik almamater dengan menjadi pribadi berkarakter.
 
“Seorang alumni yang mampu untuk menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral yang kita jadikan modal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Sofyan Anif.
 
Ia menggarisbawahi pentingnya karakter jujur, disiplin, dan memiliki etos kerja baik. Menurutnya, Indonesia dan dunia tengah dihadapkan pada degradasi etika dan moral. 
 
Alumni UMS juga dituntut untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara. Rektor menekankan lulusan UMS untuk terus berjuang memberdayakan umat saat memasuki dunia kerja.
 
“Di mana pun Anda bekerja, tunjukkan etos kerja yang baik. Selain itu juga harus bangga menjadi alumni UMS,” imbuh Sofyan Anif.
 
Pada wisuda periode III 2024/2025 ini, UMS mewisuda lulusan dari program sarjana, magister, dan doktor. Wakil Rektor I UMS, Prof Dr Harun Joko Prayitno MSi dalam laporannya menyebut sebanyak 1.207 lulusan meraih predikat cumlaude. Sementara jumlah lulusan UMS selama 66 tahun berdiri mencapai 173.385 orang.
 
“Jumlah yang lulus cumlaude meningkat dari periode sebelumnya sebanyak 42 persen menjadi 50,2 persen,” sebutnya.
 
Wisuda periode III ini digelar selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu (11-12/04/2025). Sebanyak 924 lulusan diwisuda pada Jumat dan 1.465 lulusan diwisuda pada Sabtu. 
 
Harun Joko Prayitno juga membeberkan pada wisuda periode ini, sebanyak 17,38 persen lulusan berasal dari luar Pulau Jawa, sedangkan 82,62 persen berasal dari Pulau Jawa. Ditinjau dari provinsi asal lulusan, sebanyak 67,73 persen lulusan berasal dari Jawa Tengah, sedangkan 32,37 persen lulusan berasal dari luar Jawa Tengah.
 
Dirinya memandang optimistis persentase asal daerah para lulusan tersebut. 
 
“Ini menunjukkan UMS memiliki daya tawar yang bagus,” kata Harun Joko Prayitno dengan mantap. 
 
Hal senada diungkapkan Kepala Biro Administrasi dan Akademik UMS, Dr Triyono MSi, menyebut kehadiran mahasiswa dari luar Pulau Jawa menjadi keistimewaan tersendiri bagi UMS. Artinya UMS telah mendapat kepercayaan dari masyarakat Indonesia. 
 
Bahkan, dalam wisuda periode III 2024/2025, Triyono menyebut rektor menjanjikan beasiswa untuk lulusan UMS dari luar Pulau Jawa. 
 
“Kemarin waktu Malibujari, pak rektor juga menjanjikan beasiswa untuk salah satu lulusan dari luar Pulau Jawa,” kata Triyono saat dijumpai di sela acara wisuda. 
 
Tak hanya mahasiswa Indonesia, salah satu mahasiswa asing asal Yaman, Ali Essam Ali Al-Sanaani, turut diwisuda pada periode kali ini. Ia mengatakan UMS telah menjadi tempat istimewa baginya dan mahasiswa asing lainnya.
 
“Di sini kami tidak hanya menimba ilmu, tapi juga melatih kerja keras. Saya bangga menjadi lulusan UMS,” kata Ali Essam Ali Al-Sanaani dalam sambutannya. (nas)