Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sukoharjo Peduli menegaskan langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi umat melalui penyaluran Bantuan UMKM Produktif Program Ekonomi Umat (PEU) 2025, Rabu (10/12/2025)
SUKOHARJO, solotrust.com - Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sukoharjo Peduli menegaskan langkah nyata dalam membangun kemandirian ekonomi umat melalui penyaluran Bantuan UMKM Produktif Program Ekonomi Umat (PEU) 2025. Bantuan ini menyasar sepuluh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seperti penjual cilok, angkringan, bengkel cat, ternak kambing, toko buah, dan toko kelontong di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Rabu (10/12/2025).
Program PEU 2025 dilaksanakan di KUA Kecamatan Weru melalui kolaborasi lintas stakeholder, melibatkan jaringan lembaga zakat, pemerintah setempat, serta mitra pendukung seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan lainnya dengan fokus pada pendampingan usaha terstruktur.
LAZ Sukohrjo Peduli menjalankan monitoring mingguan, kunjungan lapangan bulanan, serta pembinaan pencatatan stok dan omzet sederhana, sehingga perkembangan usaha penerima manfaat dapat terpantau secara optimal dan terarah.
Program ini menjadi kontribusi konkret LAZ Sukoharjo Peduli sejalan dengan upaya pemerintah dalam penguatan sektor UMKM. Dalam hal ini dengan menyalurkan bantuan berupa peralatan usaha, stok dagangan, serta ternak produktif, disesuaikan dengan kebutuhan para penerima manfaat di lapangan.
Sebagai wujud menjaga amanah dana umat, setiap penerima manfaat mengikuti skema komitmen pemanfaatan bantuan untuk memastikan seluruh sarana usaha digunakan sepenuhnya bagi kegiatan produktif.
Manajer Umum LAZ Sukoharjo Peduli, Retno Listyani Kurniawan, berharap zakat tak berhenti sesaat, namun berubah menjadi mesin penggerak ekonomi yang terus berputar, menghadirkan dampak berkelanjutan, serta membuka peluang kemandirian bagi pelaku UMKM.
“Kita wujudkan lebih banyak UMKM bangkit dan keluarga dhuafa mandiri melalui dukungan zakat, infak, dan sedekah,” tambahnya.
Wahyu Nugroho, pemilik angkringan, menyampaikan rasa syukur mendalam atas bantuan peralatan usaha diterimanya, termasuk kompor gas dua tungku yang sangat dibutuhkan.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini, kompor gas dua tungku. Sarana ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas layanan dan produksi di angkringan saya,” ucapnya penuh harap.
*) Reporter: Annisa Luthfi Afifah/Shintia Maharani
