Wali Kota Solo, Respati Ardi, meminta seluruh kader Partai Gerindra di wilayahnya meningkatkan kepercayaan publik, khususnya di kalangan anak muda terhadap partai politik, Minggu (08/02/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

SOLO, solotrust.com - Wali Kota Solo, Respati Ardi, meminta seluruh kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di wilayahnya meningkatkan kepercayaan publik, khususnya di kalangan anak muda terhadap partai politik. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi kunci agar program-program politik dapat berjalan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan wali kota saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Partai Gerindra yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Solo, Minggu (08/02/2026).

Dalam sambutannya, Respati Ardi menegaskan keberhasilan partai politik tak hanya diukur dari solidaritas internal kader, namun juga penilaian dan dampak nyata dirasakan masyarakat.

“Keberhasilan partai politik itu yang menilai adalah masyarakat. Harapannya, Partai Gerindra semakin kompak dan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujar wali kota dalam siaran pers diterima solotrust.com, Senin (09/02/2026).

Ia juga mengingatkan para kader untuk terus melakukan evaluasi diri. Menurut Respati Ardi, tingkat kepercayaan publik, terutama generasi muda terhadap partai politik saat ini cenderung menurun. Karenanya, kondisi itu harus dijawab dengan kerja keras, pendekatan lebih humanis, serta kehadiran nyata di tengah masyarakat.

“Kami ingatkan untuk berbenah diri kira-kira bagaimana menjadi partisipasi publik untuk masyarakat agar anak-anak muda ini percaya pada hadirnya partai politik. Maka dari itu, perlu kerja keras, lebih turun dan dekat dengan masyarakat untuk bisa dirasakan, sehingga anak-anak muda jadi senang dan bisa menjadi penyeimbang, mengkritisi kebijakan publik,” tuturnya.

Wali kota menekankan pentingnya kader partai untuk lebih sering turun ke lapangan dan dekat dengan masyarakat. Dengan begitu, partai politik tak hanya hadir saat momentum politik tertentu, namun juga menjadi ruang bagi anak muda untuk berpatisipasi, menyampaikan aspirasi, serta mengkritisi kebijakan publik secara konstruktif.

Lebih lanjut, Respati Ardi mendorong masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas, untuk aktif mengawasi serta mengontrol kebijakan publik. Ia menilai, keterbukaan akses informasi saat ini menjadi peluang besar bagi publik untuk berperan sebagai mitra pemerintah.

“Akses publikasi bahwa kebijakan-kebijakan sudah sangat terbuka. Jadi bagi siapa pun pemuda atau komunitas mana pun untuk berpartisipasi, fungsi kontrol pengawasan benar-benar bisa menjadi mitra dari pemerintah dalam menjalankan programnya,” tukas Respati Ardi. (Anastasya Zefanya)