Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Immanuel Boyolali berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket Natal kepada warga.

BOYOLALI, solotrust.com – Berbagai cara dilakukan dalam menyambut perayaan Natal 2024. Sebagaimana Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Immanuel Boyolali yang menggelar kegiatan mengusung tema Menyala. Pihak gereja berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket Natal kepada warga.
 
Kegiatan ini digelar di Recosari, Banaran, Boyolali, Jumat (13/12/2024) malam. Uniknya, acara juga melibatkan sosok identik dengan perayaan Natal, yakni, Sinterklas.
 
Ketua panitia yang juga ketua wilayah tengah, Yusuf Dwijo Winarno, mengatakan menyambut Natal, pihak gereja berbagi kebahagiaan dengan warga.
 
“Kami membagikan paket untuk lingkungan di Recosari sesuai dengan tema Natal, yaitu Menyala, sehingga juga dapat dirasakan semua warga yang menerima di lingkungan ini,” katanya.
 
Dalam acara ini pihak panitia juga melibatkan Sinterklas yang ikut membagikan paket Natal kepada warga.
 
“Di dalam makna Natal, Sinterklas membagikan kasih dan hadiah kepada sesama sehingga timbul dari apa maksud kata 'menyala' itu tadi,” ucap Yusuf Dwijo Winarno.
 
Sementara itu, pemimpin GSJA Immanuel Boyolali, pendeta Krishandrika Immanuel Raharjo, mengungkapkan puncak rangkaian Natal berlangsung 25 Desember.
 
“Natal di departemen sudah dimulai dari 30 November. Hari ini di wilayah ini kami mengadakan Natalan juga diprakarsai teman-teman yang di wilayah,” ucapnya.
 
Pendeta Krishandrika juga berharap acara serupa bisa diselenggarkan di banyak lokasi sehingga warga dapat ikut menikmati berkat yang diberikan.
 
“Kami berharap banyak titik untuk menyelenggarakan Natal, sehingga semakin banyak pula orang di sekitar kami menikmati berkat dari Tuhan," kata pendeta Krishandrika.
 
"Jadi kami sudah menikmati berkat secara pribadi dari Tuhan dan kami mau berbagi ke teman-teman, saudara, serta lingkungan. Harapannya mereka yang hari ini kurang beruntung boleh menikmati berkat dari Tuhan melalui kami sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus,” harapnya.
 
Pendeta Krishandrika menambahkan,semangat kebersamaan dan perdamaian diharapkan terus menyertai seluruh umat dalam menyambut kelahiran Yesus Kristus.
 
Hal itu juga mendapat sambutan baik dari tokoh masyarakat di lingkungan Recosari. Menurut Ketua RW setempat,  Nasrodin, kegiatan ini merupakan bentuk toleransi antarumat beragama.
 
“Adanya Natal, maka kita bisa mewujudkan kerukunan dan menghargai toleransi antara satu dengan yang lain. Alhasil, suasana di dalam lingkungan RW 5 yang beragam agama bisa terjaga dengan baik, aman, dan nyaman,” kata Nasrodin. (jaka)