Pemkab Karanganyar mendapatkan penghargaan Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026. Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto dan diterima Bupati Karanganyar, Rober Christanto di Auditorium Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (16/09/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
KARANGANYAR, solotrust.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan menyabet penghargaan Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026. Apresiasi ini mengukuhkan keberhasilan Pemkab Karanganyar dalam menghadirkan layanan investasi cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.
Penghargaan kategori Pemerintah Kabupaten tersebut diterima langsung Bupati Karanganyar, Rober Christanto di Auditorium Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (16/09/2026). Penghargaan diserahkan langsung Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto.
Mengusung tema 'Investasi Tumbuh, Hilirisasi Tangguh, Indonesia Maju', ajang ini merefleksikan arah pembangunan investasi nasional yang tidak hanya berfokus pada nilai penanaman modal semata, namun juga penciptaan nilai tambah, perluasan kesempatan kerja, dan penguatan ekonomi warga.
Dorong Ekonomi Lokal dan UMKM
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan capaian nasional ini menjadi pendorong utama untuk terus meningkatkan kualitas ekosistem investasi di daerah. Menurutnya, masuknya modal ke daerah harus berjalan seiring dengan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
"Investasi yang hadir di Karanganyar harus mampu memperkuat perekonomian daerah, membuka lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan UMKM, serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal," ujar Rober Christanto.
Fokus utama Pemkab Karanganyar dalam menjaga keberlanjutan iklim investasi daerah meliputi kepastian dan kecepatan layanan, yakni dengan mempertahankan serta meningkatkan standar perizinan secara mudah, cepat, dan transparan. Selain itu perlunya penguatan sektor lokal, yakni mengarahkan investasi agar terintegrasi dengan potensi daerah serta memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pemkab Karanganyar juga memberikan perhatian pada dampak ekonomi luas. Dalam hal ini memastikan kehadiran investor berbanding lurus dengan serapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Raihan Anugerah Layanan Investasi 2026 ini menjadi pijakan bagi Pemkab Karanganyar untuk terus berinovasi dan mempertahankan standar pelayanan publik terbaik demi mewujudkan pembangunan ekonomi daerah yang inklusif.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karanganyar, Ardianto menambahkan, penghargaan dengan hasil nomor empat terbaik se-Indonesia ini merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat Bumi Intanpari.
"Ini merupakan wujud kinerja teman-teman dari semua jajaran di DPMPTSP untuk bersatu memberikan pelayanan terbaik. Pelayanan yang ramah dan terbuka bagi masyarakat serta investor di Kabupaten Karanganyar," ungkap Ardianto.
"Ke depan, kita akan tingkatkan lagi. Kita tidak hanya puas di anugerah ini, tapi tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pokoknya sebisa mungkin kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Bumi Intanpari," pungkasnya. (joe)
