Petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan PT Jasa Raharja mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) ram check di perusahaan otobus (PO)

BOYOLALI, solotrust.com - Petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan PT Jasa Raharja mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) ram check di perusahaan otobus (PO). Sidak dilakukan setelah adanya kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat mengakibatkan belasan korban jiwa pekan lalu. 
 
Salah satu PO dilakukan sidak, yakni di garasi PO Pandawa 87. Petugas gabungan mengecek satu per satu bus di garasi. Pengecekan mulai dari mesin, lampu, spion, alur ban, pengereman hingga sistem kemudi dan alat pemadam api ringan (APAR).
 
Kanit Kamsel Satlantas Polres Boyolali, Iptu Inggit Nur Singgih mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara serentak. Selain kondisi kelaikan bus, petugas juga mengecek kelengkapan surat berkendara. 
 
Tak cuma itu dilakukan pula pemeriksaan pengemudi meliputi kesehatan, tidak sedang dalam pengaruh minuman keras atau narkoba dan obat-obatan terlarang. 
 
“Kami laksanakan ram check kendaraan, termasuk cek kesehatan pengemudi. Sidak ini kami lakukan untuk mengantisipasi kejadian kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas tinggi di jalan raya,“ katanya, Sabtu (18/05/2024).
 
Diharapkan, semua perusahaan otobus di Boyolali selalu mengedepankan keselamatan penumpang.
 
“Dalam hal ini saya juga mengimbau kepada seluruh PO untuk tetap menjaga keselamatan penumpangnya demi kepentingan bersama,” seru Iptu Inggit Nur Singgih.
 
Sementara itu, Koordinator Penguji KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali, Dhika Prasetyo Jati, mengatakan kegiatan ram check ini merupakan tindak lanjut kejadian kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat. Dishub bersama tim gabungan memastikan bus pariwisata semua laik jalan.
 
“Jadi yang kami cek sistem lampu, kondisi bodi bus, wiper, ban, dan juga fungsi pengereman, serta surat-surat kendaraan,” urainya.
 
Sidak gabungan ini pun disambut baik  Manager Operasional PO Pandawa 87, Mahmud Sumaidi. Menurutnya, ram check merupakan hal sangat positif karena dengan kegiatan ini bisa mengetahui kondisi bus.
 
“Saya pribadi sangat senang dengan adanya ram check ini karena dengan kondisi mobil saya juga sudah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (jaka)