Petani memetik melon premiun di Greenhouse Asera, Jumat (24/04). (Foto ; Dok Istimewa)

KARANGANYAR, solotrust.com – Inovasi di bidang pertanian terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Salah satunya ditunjukkan oleh Asera, perusahaan yang bergerak di bidang pertanian modern berbasis teknologi di Karanganyar.

Melalui konsep greenhouse, Asera  mampu membudidayakan melon berkualitas premium tanpa harus bergantung pada lahan luas. Bahkan, dalam satu tahun, budidaya ini mampu menghasilkan panen hingga tiga kali.

Tak hanya berfokus pada produksi, Asera juga menghadirkan konsep agrowisata. Pengunjung dapat merasakan pengalaman langsung dengan memilih dan memetik buah melon sesuai keinginan.

Customer Service Asera, Huda, menjelaskan pihaknya tidak hanya memproduksi melon premium, tetapi juga membuka peluang investasi bagi masyarakat yang ingin bergabung dalam pertanian modern.

“Asera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertanian modern berbasis teknologi. Selain budidaya melon berkualitas premium, kami juga menghadirkan solusi investasi bagi mitra,” ujar Huda, saat ditemui solotrust.com di Greenhouse Asera, Ngaliyan, Lalung, Karanganyar, pada Jumat (24/04).

Ia menambahkan, budidaya melon di greenhouse tersebut memiliki lima varian unggulan, yakni lavender, sweet hami, white hami, dalmation, dan new ceria.

Sementara itu, Kepala Greenhouse Asera, Umam, menyebutkan sistem budidaya yang digunakan mengedepankan teknik ramah lingkungan.

“Kami menggunakan teknik polybag yang lebih efisien dan ramah lingkungan dalam proses budidaya,” ungkap Umam.

Salah satu pengunjung asal Karanganyar, Dian, mengaku tertarik dengan konsep yang ditawarkan. Selain bisa memetik melon langsung, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak.

“Selain rekreasi, ini juga jadi edukasi pertanian untuk anak-anak, jadi mereka bisa belajar langsung,” kata Dian.

Dengan konsep pertanian modern yang dipadukan dengan edukasi dan wisata, budidaya melon ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan sektor pertanian sekaligus menarik minat masyarakat terhadap dunia agrikultur. (elv)