The All-New Mazda CX-5.

SOLO, solotrust.com - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Agen Pemegang Merek (APM) Mazda di Indonesia memperkuat komitmennya terhadap pasar otomotif nasional dengan merilis tiga model teranyar sekaligus, yakni The All-New Mazda CX-5, The New Mazda CX-30, dan The All-New Mazda 6e Fastback. Hal ini sekaligus menandai langkah baru Mazda dalam produk global, perakitan lokal, dan era elektrifikasi.
Ketiganya merepresentasikan tiga arah penting perjalanan Mazda di Indonesia. Selain memperkuat fondasi melalui generasi teranyar produk global, hadirnya ketiga lini produk terbaru Mazda ini juga menegaskan komitmen jangka panjang melalui perakitan lokal, serta melangkah menuju masa depan elektrifikasi.
Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Ricky Thio, mengatakan The All-New Mazda CX-5 hadir sebagai generasi ketiga dari sport utility vehicle (SUV) yang telah menjadi salah satu fondasi pertumbuhan merek Mazda selama lebih dari satu dekade. Generasi terbaru CX-5 menghadirkan evolusi KODO: Soul of Motion, kabin lebih lapang dan intuitif, serta karakter berkendara tetap berlandaskan filosofi Jinba-Ittai.
Sementara, The New Mazda CX-30 membawa arti penting bagi kiprah Mazda di Indonesia. Varian ini menjadi Mazda pertama yang dirakit secara lokal di Tanah Air melalui fasilitas perakitan Mazda Indonesia. Dirakit dengan mengadopsi standar produksi global Mazda, The New Mazda CX-30 tetap menghadirkan kualitas, craftsmanship, dan karakter berkendara yang menjadi identitas merek.
"Ini merupakan mobil generasi ketujuh Mazda, baik CX-5 maupun CX-30. Khusus untuk CX-30 ini jadi kebanggaan kita karena hasil dari made in Indonesia," kata Ricky Thio dalam acara Media Briefing di salah satu hotel berbintang Kota Solo, Senin (07/09/2026).
Ya, brand otomotif asal Negeri Sakura, Jepang baru saja meresmikan Mazda Indonesia Plant (MIP) di Citeureup, Jawa Barat dan diharapkan mampu memproduksi 10 ribu unit mobil per tahun. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Mazda untuk semakin dekat dengan konsumen Indonesia melalui investasi, inovasi, dan penguatan ekosistem bisnis secara berkelanjutan.
"MIP ini merupakan bentuk komitmen Mazda untuk hadir di Indonesia, berinvestas di Indonesia," bilang Ricky Thio di hadapan awak media.
Melengkapi jajaran varian anyar, The All-New Mazda 6e Fastback menandai babak baru Mazda memasuki era elektrifikasi di Indonesia. Sebagai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) teranyar Mazda, varian ini memadukan desain fastback elegan dengan mengusung teknologi elektrifikasi modern, tanpa meninggalkan filosofi desain dan pengalaman berkendara yang menjadi ciri khas Mazda.
Berkat segala kelebihannya, The All-New Mazda 6e Fastback berhasil menggaet penghargaan 2026 World Car Design of the Year. Hal ini semakin memperkuat posisinya sebagai representasi terbaru filosofi KODO: Soul of Motion.
"Mazda 6e Fastback memang sangat digandrungi masyarakat, bahkan kemarin pesanan di GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) 2026 sangat tinggi, di luar ekspektasi kami," ungkap Ricky Thio.
The All-New Mazda CX-5
Perwakilan Mazda Solo, Ronald, menyatakan Mazda CX-5 sudah hadir di Indonesia selama 15 tahun dan telah diterima seratus negara di dunia. Menjadi salah satu ikon global Mazda Kini, generasi ketiganya hadir sebagai fondasi baru yang memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap Mazda melalui evolusi desain, teknologi, serta pengalaman berkendara semakin matang. Warisan global ini menjadikan CX-5 sebagai salah satu model Mazda paling sukses diterima di berbagai negara.
"The All-New Mazda CX-5 tampil stylist dengan interior premium, desain kabin minimalis, namun tetap intuitif. Kendaraan ini juga menghadirkan kenyamanan karena lebih lega. Selain itu juga dilengkapi panoramic sunroof, center display layar sentuh, bagasi yang lebih besar dari sebelumnya, serta memiliki premium sound dengan 12 speaker," paparnya.
The New Mazda CX-30
The New Mazda CX-30 menandai langkah penting bagi Mazda di Indonesia sebagai model pertama yang dirakit secara lokal di Mazda Indonesia Plant, Citeureup, Jawa Barat. Mengadopsi Mazda Global Manufacturing Standards, model ini tetap menghadirkan standar kualitas dan karakter berkendara khas Mazda
Kombinasi desain elegan, dimensi yang praktis untuk penggunaan sehari-hari, serta pengalaman berkendara khas Mazda menjadikan The New Mazda CX-30 sebagai alternatif menarik bagi konsumen yang mencari SUV premium serbaguna.
"The New Mazda CX-30 merupakan produk yang dirakit di Indonesia, meski begitu semua prosesnya tetap sesuai dengan standar global. Kendaraan ini hadir dengan mengutamakan keselamatan penumpang, punya visibilitas yang sangat baik. The New Mazda CX-30 dengan desain SUV, kabinnya menggunakan material premium dan memiliki bagasi cukup lega untuk membawa barang bawaan," urai Ronald.
The All-New Mazda 6e Fastback
Mazda turut memperkenalkan The All-New Mazda 6e Fastback di pasar otomotif Indonesia. Model ini membawa interpretasi baru Mazda terhadap mobilitas elektrifikasi melalui perpaduan desain fastback elegan, pendekatan minimalis, serta teknologi elektrifikasi modern yang tetap berorientasi pada pengalaman berkendara.
The All-New Mazda 6e Fastback menjadi representasi arah masa depan Mazda dalam menghadirkan mobilitas semakin berkelanjutan tanpa mengorbankan karakter dan kenikmatan berkendara khas Mazda.
"The All-New Mazda 6e Fastback hadir dengan authentic modern design, dilengkapi panoramic sunroof, tempat duduk ergonomis dan premium. Model ini juga dilengkapi premium sound, kabin yang nyaman, dan ada tambahan bagasi di bagian depan," sebut Ronald.
Harga on the road (OTR) Jateng dan DIY
Ketiga generasi anyar Mazda dibanderol dengan harga bervariasi untuk pasar Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). The All-New Mazda CX-5 ditawarkan seharga Rp619,8 juta, The New Mazda CX-30 sebesar Rp518,8 juta, dan The All-New Mazda 6e Fastback dilepas dengan harga Rp909,9 juta.
Wilayah Jateng sendiri berkontribusi sebesar 12 persen terhadap total penjualan Mazda secara nasional. Sejauh ini Mazda CX-5 menjadi penyumbang terbesar penjualan di area Jawa Tengah.