Gubernur Ahmad Luthfi menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026).
SEMARANG, solotrust.com- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjajaki potensi kerja sama berbagai sektor dengan Pemerintah Republik Islam Iran. Penjajakan potensi kerja sama itu dibahas saat Gubernur Ahmad Luthfi menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (22/7/2026).
Luthfi megatakan, Tercatat, pada 2025 nilai ekspor nonmigas Jawa Tengah ke Iran mencapai sekitar 7,43 juta dolar AS, dengan neraca perdagangan yang masih surplus. Sementara untuk realisasi investasi Iran di Jawa Tengah selama periode 2022 hingga Triwulan I 2026, baru mencapai sekitar Rp612 juta dan menempati peringkat ke-59 sebagai negara asal investasi.
“Investasi Iran di Jawa Tengah paling banyak di wilayah Jepara, yaitu terkait dengan pemanfaatan ukiran kayu,” jelasnya.
Di sisi lain, potensi Jawa Tengah masih cukup besar. Dalam penjajagan itu, Ahmad Luthfi juga menawarkan sejumlah proyek strategis yang mungkin dapat menarik investasi dari Iran. Di antaranya sektor pariwisata, energi hijau, pengelolaan sampah menjadi energi, green hospital, kawasan perikanan terpadu, dan industri pengolahan garam.
“Provinsi Jawa Tengah penduduknya adalah 38,46 juta jiwa. Sebanyak 96 persen penduduknya adalah muslim. Kedekatan budaya tersebut diharapkan dapat mendukung kerja sama antara Jawa Tengah dengan Iran lebih meningkat lagi,” ucap Luthfi.
