IHGMA Salurkan 61 Tangki Air Bersih Duntuk Warga Tepus, Gunung Kidul
GUNUNGKIDUL, solotrust.com- Di tengah musim kemarau yang membuat sebagian masyarakat Gunungkidul harus berjuang mendapatkan air bersih, kepedulian kembali hadir membawa harapan. Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) bersama Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan 61 tangki air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di wilayah Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) IHGMA, sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
Bagi sebagian orang, air mungkin terlihat sederhana. Namun bagi warga yang hidup di tengah kekeringan, setetes air adalah kehidupan, dan satu tangki air adalah harapan.
Dari total 61 tangki yang disalurkan, sebanyak 25 tangki air diberikan kepada masyarakat di Gubug Sinau, Padukuhan Wunut, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, yang merupakan salah satu desa binaan Dompet Dhuafa.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, khususnya untuk kebutuhan rumah tangga selama musim kemarau.
Ketua IHGMA, Iwan Ridwan M, mengatakan bahwa kehadiran IHGMA di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk memberikan bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan.
“Kami melihat kebutuhan air bersih masyarakat Gunungkidul, khususnya di wilayah yang terdampak kekeringan, masih sangat tinggi. Karena itu, kami berusaha hadir melalui program CSR ini. Semoga apa yang kami berikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari semangat IHGMA. Organisasi profesi tidak hanya dituntut untuk berkembang dalam dunia hospitality, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.
“Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan kekeringan, tetapi kami percaya bahwa kebaikan sekecil apa pun akan memiliki arti bagi mereka yang membutuhkan. Semoga setetes kepedulian hari ini dapat menjadi mata air harapan bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.
“Kami sangat menghargai semangat kebersamaan seluruh tim IHGMA dan Dompet Dhuafa. Ketika kita bergandengan tangan, kepedulian menjadi lebih kuat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat terus berlanjut,” ungkap Iwan.
Air Bersih, Sebuah Kehidupan bagi Warga Bagi masyarakat Wunut, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Di tengah kondisi kekeringan, warga harus menghadapi keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Perwakilan warga Wunut, Ngadiran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada IHGMA dan Dompet Dhuafa atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Bagi kami, air bukan hanya kebutuhan, tetapi bagian dari kehidupan. Bantuan ini sangat berarti dan benar-benar meringankan beban masyarakat,” tutur Ngadiran.
Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan dapat terus dilakukan, sehingga warga yang membutuhkan tidak merasa sendiri dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Mudah-mudahan bantuan seperti ini terus berlanjut. Kami warga Wunut sangat terbantu. Terima kasih kepada IHGMA dan Dompet Dhuafa yang sudah datang dan peduli kepada kami,” pungkasnya.
Penyaluran 61 tangki air bersih ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Ketika organisasi profesi, lembaga sosial, dan masyarakat bersatu dalam semangat berbagi, sebuah bantuan sederhana dapat berubah menjadi harapan yang begitu berarti. Karena terkadang, kita tidak perlu memberikan sesuatu yang besar untuk membuat sebuah kehidupan menjadi lebih baik. Cukup hadir, peduli, dan berbagi apa yang kita mampu. Sebab bagi mereka yang sedang kekurangan, setetes air bukan sekadar air—ia adalah kehidupan, harapan, dan tanda bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli.
