Suasana Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, Selasa (6/10/2026).
​SUKOHARJO, solotrust.com- RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo tak main-main dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. Tak cuma sekadar berbenah dari balik meja, rumah sakit plat merah ini mendengarkan langsung suara rakyat lewat Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar Selasa (6/10/2026).
​Plt Direktur RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, dr. Dewi Kartikasarimenegaskan, partisipasi publik adalah kunci utama untuk menghadirkan pelayanan kelas wahid. Masukan dari pasien, mitra kerja, hingga dinas terkait siap diserap habis demi evaluasi total.
​“Karena kami melayani masyarakat, maka masyarakat juga harus kami ajak bicara. Masukan yang masuk akan langsung kami tindak lanjuti dengan intervensi nyata agar pelayanan makin prima,” tegas dr.” ungkap Dewi.
Baca: Ledakan Terjadi di Pakuwon City San Antonio Surabaya, Ini Penyebabnya!
​Banjir Hibah Alat Medis Super Canggih
​Kabar baiknya, perbaikan kualitas ini dibarengi dengan lompatan teknologi medis yang signifikan. Pada 2026, RSUD Ir. Soekarno sukses menggaet hibah alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
​Tak tanggung-tanggung, dua fasilitas premium siap diboyong untuk memperkuat penegakan diagnosis diantaranya ​CT Scan 64 Slice. Mengupgrade fasilitas CT Scan 32 slice yang sudah ada. Alat baru ini menawarkan hasil pemindaian jauh lebih cepat, presisi, dan detail.​Cath Lab (Catheterization Laboratory) yakni Senjata baru khusus penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah, memfasilitasi tindakan kateterisasi tanpa perlu merujuk pasien ke luar daerah.
"​Langkah berani ini membuktikan komitmen RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo yang tidak hanya menambah kecanggihan teknologi, tetapi juga mengimbanginya dengan pelayanan humanis berstandar tinggi," pungkas.(nas)
