Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta saat memberikan keterangan kepada media usai acara senam bersama di MCC Karanganyar, Sabtu (20/01/2024)
KARANGANYAR, solotrust.com - Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menanggapi usulan agar calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo. Usulan ini datang dari Fraksi PDIP DPRD setempat.
Usai acara Senam Pagi dan Panggung Rakyat di Lapangan MCC Karanganyar, Sabtu (20/01/2024), Anis Matta menyebut tak ada aturan mengharuskan Gibran Rakabuming mundur dari jabatan Wali Kota Solo selama pencalonannya sebagai cawapres di ajang pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
"Partai-partai oposisi yang artinya pendukung pasangan calon nomor urut 1 dan nomor urut 3, semuanya kan juga masih ada di kabinet. Jadi menurut saya tidak ada yang perlu mundur," ucapnya.
Anis Matta juga mendapatkan pertanyaan soal program kuliah gratis saat ini menjadi programnya bersama Partai Gelora. Dia menyatakan ke depan akan memperjuangkan program tersebut.
"Pada zaman reformasi ketika saya juga kali pertama masuk di DPR kan kita sudah sediakan 20 persen dari APBN untuk pendidikan. Alhamdulilah pendidikan gratis bisa sampai SMA, walaupun diundangkan belum sampai ke situ," ungkap Anis Matta.
"Kami sekarang akan memperjuangkan itu supaya nanti bisa diundangkan sampai ke situ, dibuat undang-undangnya supaya wajib belajar bisa sampai 16 tahun," sambungnya. (joe)
