Anggota Komunitas Difabel Ampel (KDA) melakukan atraksi kursi roda
BOYOLALI, solotrust.com - Ramadan 1447 Hijriah/2026 dimanfaatkan Komunitas Touring SPBU Solo Raya untuk menebar kepedulian sosial. Komunitas ini menggelar bakti sosial dengan menyalurkan puluhan paket sembilan pahan pokok (Sembako) kepada Komunitas Difabel Ampel (KDA) di Dukuh Semampir, Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Tak hanya berbagi sembako, kegiatan itu juga dirangkai dengan buka puasa bersama sebagai upaya mempererat silaturahmi antara anggota komunitas motor dan para penyandang disabilitas. Ketua Komunitas Touring SPBU Solo Raya, Sarwono, mengatakan kegiatan sosial ini merupakan agenda rutin secara khusus menyasar wilayah terpencil dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kami tidak sekadar motoran, tapi juga bakti sosial. Kami berupaya membantu lokasi yang memang membutuhkan. Kali ini kami menyalurkan paket sembako untuk Komunitas Difabel Ampel,” kata Sarwono beberapa hari lalu.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 50 paket sembako didistribusikan sesuai jumlah anggota komunitas difabel. Bantuan itu merupakan hasil iuran sukarela seluruh anggota komunitas.
“Semoga apa yang kami berikan bisa sedikit membantu, apalagi sebentar lagi Lebaran tiba,” imbuhnya.
Aksi sosial ini bukan kali pertama dilakukan. Tahun sebelumnya, Komunitas Touring SPBU Solo Raya juga menyalurkan bantuan serupa di wilayah Sragen. Konsistensi ini sekaligus membantah stigma negatif terhadap komunitas motor dan menunjukkan hobi touring dapat disinergikan dengan kegiatan kemanusiaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua KDA, Sardi, mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian yang diberikan.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak yang telah peduli kepada kami. Semoga kebaikan mereka mendapat balasan lebih baik dan semuanya sukses selalu,” ucapnya.
Penasihat KDA, Harnowo, menambahkan kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan ketangkasan kursi roda oleh para penyandang disabilitas. Selain itu, sejumlah stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga setempat turut hadir meramaikan acara, sehingga kegiatan sosial juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. (jaka)
