Owner CV Aristo Makmur, Dewan Dwi saat mengecek produk-produknya.

SUKOHARJO, solotrust.com-Sempat menurun saat awal terjadi perang Irak dan Amerika, produsen obat herbal dan kosmetik asal Sukoharjo, Jawa Tengah masih bertahan melayani pesanan dari sejumlah negara di asia dan timur tengah.

Aristo Makmur, salah satu produsen obat herbal dan kosmetik asal Sukoharjo ini rutin mengirim produknya ke sejumlah negara di asia dan timur tengah. ​Meski sempat mengalami penurunan akibat dampak perang Irak dan Amerika, usaha ini nyatanya masih menjadi bisnis yang menjanjikan di tengah terpuruknya sektor bisnis informal di negeri ini.  

​Beruntung kondisi pasar timur tengah tertolong dengan naiknya permintaan dari beberapa negara di Asia seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan China.  

Owner CV Aristo Makmur, Dewan Dwi mengatakan, ​selain ekspor, permintaan dari dalam negeri juga mengalami kenaikan, terutama saat memasuki awal Ramadan dan jelang lebaran. Di pasar domestik permintaan terbanyak datang dari kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya, serta beberapa wilayah di luar Pulau Jawa, seperti Sulawesi, Kalimantan, hingga Nusa Tenggara Barat.  

“Secara nasional kondisi ekonomi dalam negeri berpengaruh terhadap omset penjualan, namun dengan melihat tren pasar kita tetap optimis usaha herbal dan kosmetik masih sangat menjanjikan.” Kata Dewan. (nas)