Ribuan warga Kota Solo terlihat begitu antusias menyaksikan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, Jumat (18/08/2023) sore. (Foto: Dok. solotrust.com/Lativa)
SOLO, solotrust.com - Ribuan warga Kota Solo tumpah ruah di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Mereka terlihat begitu antusias menyaksikan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia, Jumat (18/08/2023) sore.
Pawai pembangunan dimulai pukul 15.00 WIB di kawasan Jalan Slamet Riyadi. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melepas para peserta pawai di depan Kantor Dinas Sosial setempat.
Dalam kesempatan itu, pihaknya berharap acara Pawai Pembangunan menjadi penyemangat dan menghidupkan kembali semangat masyarakat di tahun ini dan masa mendatang.
Acara tahunan setiap 18 Agustus ini diikuti banyak peserta, mulai dari instansi pemerintah, warga kelurahan hingga perusahaan swasta. Tampak pula putra Wali Kota Gibran Rakabuming, Jan Ethes Sri Narendra turut serta meramaikan pawai.
Ribuan orang memadati sepanjang jalan yang dilewati pawai, mulai dari Kantor Dinas Sosial hingga Jalan Jenderal Soedirman di depan Balai Kota Solo, tempat berakhirnya acara.
Pawai Pembangunan diawali dengan beragam tarian, diikuti penampilan marching band dari personel aparat keamanan. Acara ini juga diikuti anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kota Solo.
Di sela pawai sampai depan kompleks balai kota, pihak panitia juga mengadakan sosialisasi peredaran rokok ilegal. Warga yang hadir pun tampak cukup antusias mengikuti sosialisasi, dipandu perwakilan dari Kantor Bea dan Cukai Kota Solo.
Sebagaimana diketahui, instansi pemerintah ini belakangan memang sangat gencar menggelar sosialisasi pemberantasan rokok ilegal melalui operasi gempur rokok ilegal. Hal ini tak lain demi melindungi masyarakat dan mengamankan penerimaan negara.
Salah satu anggota paskibra dari SMAN 3 Solo yang ikut mengiringi pawai, Adam Farel mengaku senang bisa terlibat dalam acara tahunan ini. Menurutnya, Pawai Pembangunan dapat menambah pengalaman.
Senada, salah seorang pengunjung, Lili juga merasa senang bisa menyaksikan langsung kemeriahan pawai.
"Saya merasa senang setiap tahun diadakan Pawai Pembangunan sambil membawa keluarga. Anak-anak senang melihat ini,” ucapnya.
Tak beda dengan Lili, Ratna asal Madiun yang berdomisili di Kota Solo juga mengaku puas bisa melihat pawai hari ini.
"Harapannya pawai ini tetap ada sampai seterunya karena menurut saya sangat menarik sekali," kata dia.
*) Reporter: Lativa/Salsabila
