Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Solo menggelar peringatan Hari Wayang Sedunia dirangkai dengan Hari Pahlawan melalui pagelaran wayang dengan lakon Gatotkaca Krida, Kamis (20/11/2025) malam

BOYOLALI, solotrust.com - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Solo menggelar peringatan Hari Wayang Sedunia dirangkai dengan Hari Pahlawan melalui pagelaran wayang dengan lakon Gatotkaca Krida, Kamis (20/11/2025) malam. Kegiatan ini digelar sebagai upaya melestarikan seni budaya bangsa, sekaligus menanamkan nilai kepahlawanan kepada para prajurit dan masyarakat.

Komandan Setukpa TNI AU, Kolonel Pnb Ki Urip Widodo menyampaikan, pagelaran ini merupakan wayang milenial, di mana para siswa perwira berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan tak lama lagi mereka akan dilantik.

“Para siswa perwira tersebut nantinya akan dilantik, diharapkan mereka dapat meneladani tokoh tokoh wayang yang ada di lakon tersebut,” katanya kepada wartawan.    

Selain wayang kulit, dalam kegiatan ini juga akan digelar wayang orang. Harapannya agar para siswa perwira dapat memaknai pagelaran wayang.

“Para siswa perwira berasal dari berbagai daerah, maka saya nanti akan menggunakan Bahasa Indonesia agar semua penonton bisa tahu. Selain wayang kulit dan wayang orang, ada juga drama kolosal, pemainnya dari para siswa juga,” bilang Kolonel Pnb Ki Urip Widodo.

Sementara itu, Kepala Dinas Personel Lanud Adi Soemarmo, Kolonel Adm Yogie Azhar A Koto, menjelaskan kegiatan ini digagas komandan lanud beserta komandan setukpa yang merupakan pegiat budaya dan pernah meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan mengangkat budaya Nusantara.

Pagelaran wayang dengan lakon Gatotkaca Krida dipilih karena mengandung pesan moral tentang keberanian, kesetiaan, serta pengabdian kepada bangsa. Sosok Gatotkaca digambarkan sebagai ksatria kuat dan rela berkorban dianggap relevan dengan semangat prajurit TNI AU dalam menjaga kedaulatan negara.

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri prajurit, keluarga besar Lanud Adi Soemarmo, serta masyarakat sekitar. Selain pertunjukan wayang, kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk para pahlawan yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Melalui peringatan ini, Lanud Adi Soemarmo berharap semakin banyak generasi muda mengenal dan mencintai budaya nasional, serta meneladani nilai-nilai kepahlawanan yang diwariskan para pendahulu bangsa. (jaka).