Seorang warga tengah melihat ragam bendera yang dijajakan di kawasan Jalan Jenderal Urip Sumoharjo Kota Solo, Selasa (13/08/2024). (Foto: Dok. solotrust.com/Nur Indah Setyaningrum)
SOLO, solotrust.com - Berjualan umbul-umbul dan bendera merah putih menjadi salah satu usaha yang selalu menjamur menjelang peringatan Hari Kemerdekaan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penjual bendera kaki lima yang membuka lapaknya di pinggiran jalan.
Trotoar Jalan Jenderal Urip Sumoharjo menjadi salah satu tempat para penjual bendera membuka lapaknya. Salah seorang pedagang bendera, Wahyu, mengaku datang jauh-jauh dari Bandung, Jawa Barat untuk berjualan bendera.
Ia sudah mulai berjualan bendera di Kota Solo selama sepuluh tahun lamanya. Ini dilakukan karena menurut Wahyu, penjual bendera di Solo masih tergolong sepi ketimbang di Bandung.
“Di Jawa Barat sudah banyak, sih. Biasanya juga (jualan) di sini,” ungkapnya, saat dijumpai solotrust.com, Selasa (13/08/2024).
Wahyu menjual berbagai jenis bendera, mulai dari bendera kecil untuk aksesoris spion, bendera merah putih, background bendera merah putih, dan umbul-umbul, Harga jualnya pun bervariasi, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp350 ribu, bergantung jenis bendera. Semua bendera jualannya berasal dari Bandung, Jawa Barat.
Soal permintaan konsumen, diakui Wahyu, hasil penjualan bendera tahun ini tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena maraknya penjual bendera online yang menjadi pesaing para penjual bendera kaki lima. Harga terlalu jomplang menjadi salah satu faktor utama menurunnya pendapatan para penjual bendera kaki lima.
“Seharusnya yang online itu, buat saya harganya jangan anjlokin penjual pedagang offline. Standar saja,” ujar Wahyu.
*) Reporter: Nur Indah Setyaningrum/Rimadhiana
