Kacang mengandung lemak, namun umumnya termasuk lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang baik untuk kesehatan. (Foto: Pixabay/heecehil)
Solotrust.com - Jerawat merupakan masalah kulit umum terjadi, terutama pada remaja. Munculnya jerawat sering dikaitkan dengan berbagai faktor, salah satunya konsumsi makanan tertentu, termasuk kacang-kacangan.
Pertanyaannya, benarkah makan kacang dapat menyebabkan jerawat? Berdasarkan penelitian ilmiah, makan kacang tidak secara langsung menyebabkan jerawat.
Anggapan ini hanyalah mitos tanpa memiliki dasar bukti kuat. Jerawat sebenarnya disebabkan beberapa faktor utama, yakni:
1. Produksi minyak berlebih. Minyak berlebih pada wajah dapat menyumbat pori-pori dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
2. Penumpukan sel kulit mati. Sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit juga dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
3. Perubahan hormon. Fluktuasi hormon, terutama pada masa pubertas dan menstruasi dapat meningkatkan produksi minyak dan memicu jerawat.
4. Bakteri. Bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes) yang hidup di pori-pori kulit dapat menyebabkan peradangan dan jerawat.
Kacang memang mengandung lemak, namun umumnya termasuk lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang baik untuk kesehatan. Lemak ini tidak secara langsung meningkatkan produksi minyak di wajah dan menyumbat pori-pori.
Selain itu, kacang juga kaya antioksidan, vitamin, dan mineral bermanfaat untuk kesehatan kulit. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan kulit dan dapat mencegah jerawat.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk meneliti hubungan antara konsumsi kacang dan jerawat. Salah satu penelitian diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology pada 2014 menemukan tak ada hubungan signifikan antara konsumsi kacang dan jerawat.
Penelitian lain diterbitkan dalam Dermatology Research and Practice pada 2017 juga menemukan hasil serupa, yakni konsumsi kacang tak meningkatkan risiko jerawat.
Berdasarkan penelitian, makan kacang tak menyebabkan jerawat. Jerawat lebih disebabkan faktor-faktor lain, seperti produksi minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati, perubahan hormon, dan bakteri.
Oleh karena itu, tak perlu menghindari konsumsi kacang jika kamu memiliki jerawat. Kacang tetap menjadi camilan sehat dan bergizi yang dapat dinikmati sebagai bagian dari diet seimbang. (Leila Nur Ika Wati)
