Mahasiswa Kelompok 51 KKN PPM ke-44 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) membantu warga Dusun Ploso dalam kegiatan matun guna meningkatkan produktivitas sawah. (Foto: Dok. solotrust.com/Kelompok KKN PPM XLIV UMBY)
GUNUNG KIDUL, solotrust.com – Mahasiswa Kelompok 51 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Pengabdian Masyarakat (PPM) ke-44 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) turut membantu warga Dusun Ploso dalam kegiatan “matun” guna meningkatkan produktivitas sawah mereka.
Matun merupakan istilah untuk menyiangi gulma di sawah. Kegiatan ini telah menjadi rutinitas sebagian besar warga Dusun Ploso setiap harinya, meskipun mereka bekerja di lahan yang bukan milik mereka sendiri.
Dalam upaya membantu masyarakat setempat, mahasiswa KKN berinisiatif bergabung dalam kegiatan matun. Dengan semangat gotong royong, mereka turut serta membersihkan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman padi.
Ketua Kelompok 51 KKN PPM XLIV UMBY, Ahlu An Nazar Hakim mengaku bangga melihat semangat dan dedikasi anggotanya dalam membantu ibu-ibu di Dusun Ploso dengan mencabut rumput di ladang.
"Tindakan ini tidak hanya memperkuat ikatan komunitas, tetapi juga mendorong terwujudnya kesejahteraan bersama yang lebih baik,” ungkapnya.
Di lain sisi, menurut Kepala Padukuhan Ploso, Shaqri Amsyori, kegiatan ini bukan hanya sekadar membantu warga dalam pekerjaan fisik, namun juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat setempat.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, hubungan antarwarga dan mahasiswa semakin terjalin erat, serta sawah-sawah di Dusun Ploso dapat lebih produktif," harapnya.
Salah satu warga Dusun Ploso yang turut serta dalam kegiatan, Yuni mengungkapkan, ia sangat bersyukur atas bantuan luar biasa dari kelompok 51 dalam membantu proses matun.
“Kerja sama adik-adik KKN ini telah membantu meringankan beban kerja kami dan memperkuat ikatan sosial di antara kita,” pungkasnya.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk lebih memahami kondisi dan kehidupan masyarakat pedesaan. Berpartisipasi langsung dalam kegiatan sehari-hari warga, diharapkan mahasiswa dapat lebih peka terhadap realitas sosial yang ada di Indonesia.
Melalui kolaborasi kokoh antara mahasiswa KKN dan warga Dusun Ploso dalam kegiatan matun, harapan untuk meningkatkan produktivitas sawah dan mempererat tali persaudaraan antarwarga semakin menguat.
*) Penulis: Aldi Dwi Saputra dan Alan Dwi Arianto
