Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana saat meninjau bantuan alat dan mesin pertanian dari kementerian serta APBD Karanganyar di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (26/02/2026)
KARANGANYAR, solotrust.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menyalurkan bantuan berupa puluhan alat dan mesin pertanian (Alsintan), termasuk lima unit drone sprayer pertanian kepada kelompok tani. Bantuan dalam rangka mendukung para petani meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian ini diserahkan langsung Bupati Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (26/01/2026).
Usai penyerahan bantuan secara simbolis, bupati bersama jajaran Dinas Pertanian dan Pangan meninjau langsung drone sprayer dan puluhan alsintan lain yang diserahkan, sekaligus berdialog dengan para kelompok petani penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengatakan pemanfaatan teknologi pertanian modern merupakan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan, sekaligus menarik minat petani muda atau petani milenial.
“Bidang pertanian ke depan tidak bisa lepas dari teknologi. Adanya drone pertanian, kami berharap anak-anak muda tertarik kembali ke sektor pertanian karena lebih modern, efisien, dan menjanjikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar, Veriana Dwi Kurniawati, mengungkap bantuan drone sprayer bersumber dari Kementerian Pertanian dan difokuskan untuk mendukung pengendalian organisme pengganggu tanaman, khususnya pada lahan pertanian pangan. Sementara bantuan alat mesin pertanian lainnya, seperti lima kendaraan roda tiga, sepuluh cultivator, enam pompa air, lima perajang tembakau, bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Karanganyar.
“Bantuan drone sprayer sangat efektif untuk penyemprotan hama dalam waktu singkat, terutama hama yang perkembangannya cepat, seperti wereng batang cokelat. Ini menjadi solusi di tengah keterbatasan tenaga kerja pertanian,” ungkapnya
Veriana Dwi Kurniawati menambahkan, setiap kelompok tani penerima bantuan drone akan mendapatkan pelatihan operasional dan perawatan, termasuk pelatihan pilot drone agar penggunaan alat dapat optimal dan aman.
"Nilai bantuan drone pertanian berkisar antara Rp350 juta hingga Rp400 juta per unitnya. Bantuan drone menjadi salah satu prioritas karena mendorong modernisasi pertanian dan efisiensi biaya produksi,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Karanganyar juga menyampaikan reward implementasi penebusan pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani. Penghargaan tingkat nasional diberikan kepada Kelompok Tani Rejo Mulyo Desa Nglebak, Kecamatan Ngargoyoso yang menerima bantuan pembelian hand sprayer elektrik senilai Rp10 juta serta Kecamatan Kerjo sebagai kecamatan terbaik dalam pemanfaatan Kartu Tani yang mendapat bantuan Rp1,5 juta dari BRI. (joe)
