Rabu , 30 September 2020

Sumartono Hadinoto: Pilkada Serentak 2018, Demokrasi Bukan Ajang Silent Is Golden

20 Juni 2018 10:59 WIB


Warga sedang melakukan pemungutan suara di TPS (dok kpu.go.id)

SOLO, solotrust.com- Tokoh masyarakat tionghoa, Sumartono Hadinoto mengatakan sejauh ini masih banyak kalangan umat beragama dan pengusaha Tionghoa yang enggan menggunakan hak pilihnya saat pemilihan umum.

Hal itu diungkapkan Sumartono dalam dialog dan sosialisasi jelang Pilkada Jateng 2018 bersama Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, sejumlah pemuka agama dan pengusaha di Ruang Rapat Kantor Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Selasa (19/6/2018).



"Sebagian dari kalangan kami cukup takut dengan apa yang namanya politik, mau cari aman, dengan tidak ikut apa-apa. Makanya kami lebih banyak tidak ikut serta dalam proses pemilu di Indonesia. Silent is golden ini mungkin sudah tidak tepat untuk ke depannya. Maka yang dibutuhkan adalah tindakan untuk menyuarakan kebebasan berpolitik kita," ujar Sumartono.

Sumartono mengatakan, dirinya akan terus berupaya mendorong sejumlah kalangan itu untuk tidak lagi 'alergi' dalam berpolitik atas traumatik konflik impact dari politik, Sumartono pun menyebutkan beberapa kejadian yang menyebabkan 'alergi' itu seperti tragedi G 30S/PKI tahun 1965, peristiwa Tanjung Priok tahun 1984, dan tragedi kerusuhan Mei tahun 1998.

Oleh sebab itu, dirinya berharap sosialisasi tersebut mampu membangun kepercayaan publik agar mau menggunakan hak pilihnya dalam berdemokrasi, karena Indonesia ke depan adalah tanggung jawab masyarakat bersama.

"Jangan sampai terjadi golput, karena Wali Kota, Bupati, Gubernur hingga Presiden untuk membangun Indonesia itu ada di tangan kita," terang pengusaha peraih penghargaan perdamaian lintas agama dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu.

Adapun Pemerintah Kota Surakarta saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi di berbagai kalangan menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 27 Juni 2018 mendatang.

Dalam hal itu, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengimbau agar setiap warga Kota Solo mengunakan hak pilihnya atau tidak golput dalam Pilkada Jawa Tengah 2018 nanti.

"Demokrasi itu sangat penting dilakukan untuk menentukan arah pembangunan Jawa Tengah supaya lebih baik lagi ke depannya, jadi jangan lewatkan kesempatan ini," tegas Rudy. (adr)

(wd)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com