Selasa , 18 Juni 2019

Akuntan Sebagai Profesi Mahal Zaman Now

26 Februari 2018 12:37 WIB


Seminar Profesi Akuntan yang digelar STIE AUB, Sabtu (24/2/2018). (solotrust-mia)

SOLO, solotrust.com - Profesi akuntan menjadikan masa depan cerah. Bukan hanya peluang kerja yang luas, tapi juga penghasilannya yang besar. Demikian yang dikatakan oleh Wartono, Akuntan Publik yang juga merangkap sebagai Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta dalam Seminar Profesi Akuntan di STIE AUB, Sabtu (24/2/2018).

Baca juga : Profesi Akuntan Terancam Punah, Digantikan Mesin



Dalam paparannya, Wartono menyebutkan profesi akuntan masih terbilang langka. Tenaga akuntan profesional yang dibutuhkan sekitar 452 ribu. Sementara menurut data Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPAJP) per 31 Desember 2014, tercatat hanya tersedia 16 ribu akuntan profesional dan 5 ribu-an untuk akuntan profesional dengan kualifikasi internasional.

Angka kebutuhan yang lebih besar daripada jumlah sumber daya manusia (SDM) itu membuat nilai jual jasa para akuntan juga cenderung tinggi. "Kalau permintaan lebih besar dari penawaran," ujarnya.

Pada umumnya, semakin bertumbuhnya perekonomian negara Indonesia, maka profesi akuntan semakin dibutuhkan. Setiap perusahaan baik yang non-profit dan profit pasti membutuhkan seorang akuntan untuk mengelola keuangan perusahaan, laporan keuangan, pajak, dsb.

Menariknya lagi, para akuntan dapat merangkap pekerjaan lainnya seperti pengusaha hingga politisi. Namun tidak diperbolehkan menjabat sebagai pejabat negara, pimpinan, atau pegawai pada instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau swasta, atau badan hukum lainnya, kecuali yang diperbolehkan seperti jabatan sebagai dosen perguruan tinggi yang tidak menduduki jabatan struktural.

"Lulusan jurusan akuntansi bisa jadi apa-apa. Bisa jadi politisi, akuntan itu bisa jadi pengusaha, akuntan juga bisa menjadi konsultan pajak," imbuh Dr Payamta yang berprofesi sebagai Dosen FEB UNS dan konsultan pajak.

Di samping peluang kerja yang terbuka lebar, akuntan merupakan salah satu profesi sangat disegani masyarakat. "Kalau anda sebagai seorang akuntan, kita disuruh investigasi ke koperasi atau kepolisian, kalian akan dihargai," ujar Wartono.

Namun patut diketahui untuk menjadi seorang akuntan profesional dan andal bukanlah perkara yang mudah. Seorang akuntan dituntut harus senantiasa meningkatkan kualitas dan kompetensinya. Terlebih lagi memasuki era globalisasi, akuntan patut memiliki sertifikasi yang diakui secara universal. Akuntan juga harus mengikuti kondisi terbaru seputar dunia akuntansi yang nantinya dijadikan patokan internasional. (mia)

(way)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com