Jumat , 5 Maret 2021

Mesin Mendadak Mogok di Perlintasan, Ayla Ringsek Dihajar KA Jaya Baya

25 Januari 2021 12:01 WIB


Mobil Dahaitsu Ayla ringsek akibat tertabrak KA Jaya Baya Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen di perlintasan sebidang KM 26+5 petak jalan Tegowanu-Gubug sekira pukul 18.10 WIB, Minggu (24/01/2021). (Dok. Istimewa)

GROBOGAN, solotrust.com - Peristiwa kecelakaan melibatkan kereta api dan satu unit mobil terjadi di wilayah Kecamatan Tegowanu. Tepatnya di perlintasan sebidang KM 26+5 petak jalan Tegowanu-Gubug sekira pukul 18.10 WIB, Minggu (24/01/2021).

Mobil Dahaitsu Ayla dengan nomor polisi (Nopol) AB 1483 DJ dikemudikan Budi Nur Azis, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak tertabrak KA Jaya Baya Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun mobil tersebut terlempar dan mengalami kerusakan parah.



Berdasarkan keterangan unit Laka Lantas Polres Grobogan, insiden ini berawal saat mobil Dahaitsu Ayla melaju dari arah Utara ke Selatan dengan kecepatan pelan. Sopir mengatakan saat mengemudikan mobilnya cuaca tengah hujan gerimis.

Sesampainya di perlintasan dengan palang swadaya, mobil berjalan pelan sebab tidak ada penjaga palang. Tak disangka, mobilnya mengalami mogok mesin bersamaan datangnya KA Jaya Baya dengan nomor lokomotif 2061383, dijalankan masinis Diki C (35).

“Karena jarak sudah dekat, pengemudi serta satu penumpangnya langsung keluar dari mobil dan melihat secara langsung mobil mereka tertabrak kereta api hingga terpental ke Barat sejauh 30 meter,” jelas Kanit Laka Lantas, Iptu Candra Bayu Septi.

Kendati tak ada korban jiwa, namun mobil berwarna merah marun mengalami kerusakan parah hampir di seluruh bodi. Selain itu, mobil yang mengalami kecelakaan tersebut menjadi tontonan warga sekitar.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Krisbiyantoro mengatakan, usai terjadinya kecelakaan, petugas KAI Unit PAM, Polsuska Sugiyono, langsung mendatangi lokasi dan menghubungi Polsek Tegowanu. Kerumunan warga langsung dibubarkan agar jalur hilir dan hulu dapat aman dan lancar.

“Kami dari KAI Daop 4 Semarang berkoordinasi dengan PAM wilayah tersebut untuk menutup perilintasan karena sangat berbahaya bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” ujar Kris, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Sri Martini, mengimbau kepada warga saat melewati perlintasan tanpa palang maupun palang swadaya yang tidak ada penjaganya untuk tetap berhati-hati. Hal ini dapat mencegah terjadinya kecelakaan KA dengan kendaraan bermotor.

“Tetap hati-hati saat melintas di jalur perlintasan kereta api. Baik itu perlintasan tanpa palang atau perlintasan dengan palang swadaya masyarakat. Biasakan tengok kanan dan kiri sebelum melintas di perlintasan kereta api. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya laka yang melibatkan kereta api dengan kendaraan bermotor,” imbau AKP Sri Martini.

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com