Rabu , 2 Desember 2020

Film Animasi Raya and The Last Dragon Terinspirasi Budaya Asia Tenggara

27 Oktober 2020 20:35 WIB


Raya and The Last Dragon

Solotrust.com - Benua Asia memiliki banyak cerita dan budaya beragam. Keragaman budaya di Asia Tenggara, bahkan sampai memunculkan banyak ide untuk penggarapan karya seni film. Salah satunya film terbaru produksi Disney berjudul Raya and The Last Dragon, disutradarai Don Hall serta Carlos Lopez Estradra.

Kedua sutradara ini merupakan nama yang sudah tak asing lagi dalam pengerjaan sebuah film. Don Hall pernah mengerjakan film Big Hero 6 dan Tarzan, sementara Carlos Lopez Estrada merupakan sutradara yang pernah membesut Robin Hood.



Raya and The Last Dragonmerupakan sebuah film tentang seorang gadis yang menyelamatkan dunia dari kekuatan kegelapan. Berlatar cerita daerah Kumandara, sebuah negeri fiktif terinsipirasi budaya Asia Tenggara, Raya dalam tampilan trailernya digambarkan tengah berlari ke sebuah tempat dengan baju penuh senjata. Raya bersama binatang kecil bernama Tuk Tuk akhirnya bertemu dan harus bertarung melawan seorang musuh.

"Namaku Raya, sepanjang hidup aku dilatih untuk menjadi penjaga permata naga, tapi dunia ini berubah dan orang-orang terpecah belah," ucap Raya dalam suatu dialog di trailernya.

Dalam pembuatannya, Raya and The Last Dragon harus melakukan riset terlebih dahulu. Tercatat ada beberapa negara di Asia Tenggara sempat dijelajahi para kreatornya, seperti Laos, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Indonesia.

Film Raya and The Last Dragon melibatkan beberapa pengisi suara beken, antara lain Kelly Marie Tran sebagai pengisi suara Raya serta bintang Crazy Rich Asians, Awkwafina. Film Raya and The Last Dragon rencananya baru bisa disaksikan di bioskop pada Maret 2021. (dd)

(redaksi)

  • Kontak Informasi SoloTrust.com
  • Redaksi: redaksi@solotrust.com
  • Media Partner: promosi@solotrust.com
  • Iklan: marketing@solotrust.com